Korban Bencana Nepal Capai 1.396, Jepang Kirim Bantuan Rp35 Miliar
Jepang mengirim bantuan Rp35,37 miliar untuk identifikasi korban bencana Nepal yang menewaskan 1.396 orang dan memicu ribuan orang hilang.
Ilustrasi mudik menggunakan pesawat - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Gelombang besar serangan udara Israel ke Lebanon berdampak pada aktivitas perjalanan di Bandara Internasional Rafik Hariri di Beirut. Jumlah penumpang dan penerbangan turun drastis.
Kepala Asosiasi Agen Perjalanan dan Turis Lebanon, Jean Abboud, menjelaskan bahwa sebanyak 14 maskapai penerbangan telah menangguhkan penerbangan ke Lebanon. Ia mengatakan jumlah penumpang di bandara tersebut menurun sekitar 30 persen hingga 40 persen.
BACA JUGA: Ribuan Demonstran di Roma Desak Israel Hentikan Geneosida di Palestina
"Beberapa maskapai besar menangguhkan penerbangan ke Lebanon, termasuk Swiss International Air Lines, Kuwait Airways, Transavia, Air France, Lufthansa, dan Saudi Airlines," paparnya dikutip Selasa (24/9/2024).
Maskapai penerbangan nasional Lebanon, Middle East Airlines (MEA), menambah penerbangan ekstra untuk mengakomodasi kesenjangan yang disebabkan oleh tidak adanya maskapai lain, ujarnya.
Sedikitnya 182 korban tewas dan 727 orang lainnya terluka akibat serangan udara besar-besaran Israel yang menargetkan beberapa wilayah di Lebanon sejak Senin pagi, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Militer Israel mengatakan telah melancarkan lebih dari 300 serangan udara di Lebanon sejak dini hari, menandai pemboman terberat sejak dimulainya permusuhan pada 8 Oktober lalu.
Ketegangan meningkat antara Hizbullah dan Israel menyusul serangan udara mematikan pada Jumat (20/9) yang menewaskan sedikitnya 45 korban—termasuk anak-anak dan perempuan—serta melukai puluhan orang di pinggiran selatan Beirut.
Hizbullah mengonfirmasi bahwa sedikitnya 16 anggotanya, termasuk pemimpin senior Ibrahim Aqil dan komandan utama Ahmed Wahbi, tewas akibar serangan Israel.
Serangan itu terjadi dua hari setelah sedikitnya 37 korban tewas dan lebih dari 3.000 orang lainnya terluka dalam dua gelombang ledakan perangkat komunikasi nirkabel di Lebanon.
Sementara pemerintah Lebanon dan Hizbullah menyalahkan Israel atas ledakan tersebut, Tel Aviv tidak membantah atau mengonfirmasi keterlibatannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jepang mengirim bantuan Rp35,37 miliar untuk identifikasi korban bencana Nepal yang menewaskan 1.396 orang dan memicu ribuan orang hilang.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.
DPRD Kota Jogja menyoroti keluarga kurang mampu yang memilih SD swasta. Pendidikan agama dan karakter menjadi salah satu pertimbangannya.
Jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Enggano belum teridentifikasi sebagai korban KM Arupadatu I. DNA masih didalami tim DVI.