Pasal Penghinaan Presiden, Rieke: Kritik Bukan Tindak Pidana
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) saat memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan tertutup di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (22/3/2024). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan jatah menteri dalam kabinet Presiden Terpilih Prabowo Subianto tidak akan menjadi prioritas bagi partainya walaupun sudah mendeklarasikan masuk ke dalam koalisi pemerintahan.
"Itu tidak prioritas utama bagi NasDem. Sungguh-sungguh sejujurnya," kata Surya usai menutup Kongres III Partai NasDem di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan kontribusi Partai NasDem terhadap pemerintahan Prabowo nantinya tidak harus terlebih dahulu mendapatkan posisi menteri. Menurutnya sumbang ide, pemikiran, dan pandangan juga bisa menjadi kontribusi bagi pemerintahan.
BACA JUGA : Hadir di Kongres III Partai Nasdem, Anies Disambut Teriakan Kader
Selain itu, dia mengatakan bahwa gagasannya tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran bahwa tidak semua partai politik yang bergabung dalam koalisi pemerintahan, juga harus masuk ke dalam kabinet. "Toh di luar kabinet kenapa memangnya?" kata Surya.
Dengan begitu, menurutnya sebuah partai politik bisa menjaga integritas dan independensinya guna mendorong suasana kondusif dan bermanfaat bagi pemerintahan. Selain itu, dia pun tak menutup kemungkinan Partai NasDem juga bisa menyampaikan kritik-kritik terhadap kebijakan yang perlu dikritisi.
Saat berpidato, dia juga menyampaikan kepada Prabowo Subianto agar tidak perlu khawatir memikirkan kursi atau jatah menteri dalam pemerintahan ke depan. Namun, dia meminta agar Prabowo tak meragukan ketulusan dan keikhlasan NasDem yang memiliki niat membangun bangsa lebih baik.
"Saya ajukan moral politiknya lebih teratur, sebagai konsekuensi pendidikan politik di negeri," kata dia.
Adapun Kongres III Partai NasDem itu digelar sejak Minggu (25/8) dan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo. Kegiatan yang digelar selama tiga hari itu membahas beragam hal, mulai dari agenda internal, pemilihan dan penetapan ketua umum, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan untuk pemerintah.
Pada Selasa ini, Surya Paloh pun kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Nasdem untuk periode 2024-2029. Surya Paloh pun ditugaskan oleh partai untuk menyusun kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasdem untuk periode lima tahun ke depan.
BACA JUGA : Ketua NasDem Surya Paloh Nyatakan Dukungan Prabowo-Gibran, Faktanya Seperti Ini
Selanjutnya Prabowo hadir untuk menutup agenda Kongres III Partai Nasdem pada Selasa malam. Kini partai yang dipimpin oleh Surya Paloh tersebut sudah mendeklarasikan menjadi partai yang mendukung pemerintahan ke depan, walaupun sebelumnya mendukung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.