Pegawai Pajak Terjerat OTT, DJP Janji Perbaiki Pengawasan
DJP Kemenkeu minta maaf usai tiga pegawai pajak ditetapkan tersangka OTT KPK. Kasus dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara disorot.
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. /ANTARA-HO PDIP
Harianjogja.com, JAKARTA —PDI Perjuangan (PDIP) bisa mengajukan calon sendiri di Pilkada Jakarta 2024 berkat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.60/PUU-XXII/2024. Demikian disampaiakn Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Namun, dia masih enggan mengungkap siapa bakal calon kepala daerah yang akan diberikan rekomendasi oleh PDIP.
Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu sebelumnya diisukan bakal mengusung Anies Baswedan, mantan Gubernur Jakarta 2017-2022. Namun, Hasto belum ingin mengungkap apabila partainya akan mengusung Anies.
"Tunggu tanggal mainnya," kata Hasto saat ditanya apabila PDIP akan mengusung Anies di Pilkada Jakarta, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Hasto lalu mengungkap, partainya akan menindaklanjuti potensi mengusung Anies dengan menjalin komunikasi. Menurutnya, elite PDIP sudah melakukan komunikasi dengan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
"Akan lebih lanjut dilakukan komunikasi. Bahkan kemarin Pak Basarah [Ketua DPP PDIP] juga sudah melakukan komunikasi," ungkapnya.
Adapun, Hasto menyampaikan bahwa partainya akan melihat aspirasi rakyat usai putusan MK yang dinilainya memberikan angin segar itu. Partai pun disebut akan melakukan berbagai dialog jelang periode pendaftaran yang akan dibuka pada 27 hingga 29 Agustus mendatang.
Sebelumnya, terdapat usulan untuk memasangkan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk Pilkada Jakarta 2024. Hasto pun mengaku partainya akan mencermati setiap pemimpin yang mendapatkan apresiasi dari rakyat.
BACA JUGA: PDIP Isyaratkan Masukkan Nama Anies dalam Bursa Pencalonan Pilkada Jakarta
Meski demikian, dia enggan mengungkap apabila partainya akan mengusung Anies, yang notabene bukan kader PDIP, sebagai bakal calon gubernur di Jakarta.
"Tunggu tanggal mainnya," ujar Hasto.
Untuk diketahui, sinyal dukungan PDIP untuk Anies bukan hal baru. Anies dan sejumlah elite PDIP bahkan sudah pernah saling berinteraksi meski tidak secara langsung.
Misalnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani turut menanggapi peluang partainya mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur dalam ajang Pilkada Jakarta 2024.
Puan tidak banyak bicara soal peluang tersebut. Meski demikian, ketua DPR ini mengaku tertarik dengan wacana dukung Anies untuk kembali memimpin Jakarta.
"Menarik juga Pak Anies," ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2024).
Di sisi lain, tiga partai yang sebelumnya mensinyalkan hingga mendeklarasikan dukungan ke Anies di Pilkada Jakarta belum lama ini telah merapat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mendukung bakal pasangan Ridwan Kamil–Suswono. Tiga partai itu yakni Nasdem, PKS dan PKB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
DJP Kemenkeu minta maaf usai tiga pegawai pajak ditetapkan tersangka OTT KPK. Kasus dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara disorot.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.