KPPU Denda Rp698 Miliar, Kasus Google hingga Truk Sany Disorot
KPPU menjatuhkan denda Rp698 miliar sepanjang 2025 dari 13 perkara, termasuk kasus truk Sany, Google, dan TikTok.
Kaesang Pangarep./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelantikan Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dinilai mampu membuka jalan bagi Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol. Ahmad Lutfhi dan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep, maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.
Sudaryono adalah Ketua Dewan Pimpinan Darah (DPD) Gerindra Jateng. Dia adalah salah satu kandidat kuat dalam Pilgub Jateng. Politikus asal Purwodadi itu juga gencar menebar baliho di berbagai pelosok Jateng saat musik Lebaran kemarin.
Namun, statusnya sebagai kandidat bakal calon gubernur tersebut gugur setelah Jokowi melantiknya sebagai Wakil Menteri Pertanian. "Tentu dengan penugasan yang baru ini untuk pilkada Jawa Tengah saya sudah mendapatkan instruksi untuk tidak maju di pilkada Jawa Tengah dan fokus untuk membantu Menteri Pertanian dan membantu Presiden serta Wakil Presiden, Pak Jokowi beserta pak Kiai Ma’ruf Amin," ujar Sudaryono, Kamis (18/7/2024) lalu.
Menurutnya, tugas sebagai Wamentan tidak ringan. Oleh sebab itu, dia bakal fokus mengemban amanah baru itu dan memastikan partainya akan mengusung orang lain. "Saya nyatakan, saya tidak, partai Gerindra tidak mengusung saya, dan saya tidak berkampanye untuk gubernur lagi," tegasnya. Meski demikian, mantan asisten pribadi [aspri] Prabowo itu tidak mengetahui siapa yang akan resmi diusung Gerindra pada Pilgub Jateng 2024.
Mundurnya Sudaryono dalam proses kandidasi bakal cagub Jateng memperlebar langkah Ahmad Luthfi dan Kaesang, dua kandidat bakal cagub Jateng lainnya, setidaknya dalam memperoleh dukungan partai politik sebagai bekal maju Pilgub Jawa Tengah.
Ahmad Lutfhi dan Kaesang belakangan ini digadang-gadang sebagai kandidat kuat calon gubernur Jateng. Keduanya sering disebut sebagai representasi kepentingan Presiden Jokowi.
Kendati demikian, khusus Kaesang, namanya juga masuk dalam bursa Pilgub Jakarta.
Adapun, Partai Golkar menyebut bahwa peta politik di Pilkada Jawa Tengah berubah seusai Ketua DPD Jateng Partai Gerindra, Sudaryono dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan bahwa kandidat di Pilgub Jateng kini mengerucut kepada sosok Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Eks Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen. “Yang menarik katanya Pak Sudaryono itu mundur dari pencalonan sebagai bakal calon gubernur. Ini peta politiknya akan berubah,” katanya, Kamis.
Sementara itu, Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio menduga pengangkatan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono sebagai Wamentan merupakan upaya mengamankan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi atau Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Pilgub Jawa Tengah.
"Gerak cepat Presiden Joko Widodo mengamankan jagoannya," kata Hendri saat Workshop Peliputan Pilkada 2024 yang diselenggarakan Dewan Pers di Semarang, Jumat (19/7/2024).
Menurut dia, Sudaryono memang orang dekat Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang sudah lama disiapkan dan menjadi calon kuat di Pilgub Jawa Tengah. “Jadi sekarang kemungkinan Pak Luthfi sendirian," katanya.
Meski demikian, menurut jenderal bintang dua tersebut juga "deg-degan" kalau Kaesang batal di Jakarta dan maju di Jawa Tengah.
Calon gubernur lain yang seharusnya juga maju, kata dia, yakni kandidat yang diusung oleh PDIP. "PDIP harus mencalonkan dan bertempur di Jawa Tengah," katanya.
Pada pilkada kali ini, menurut dia, PDIP akan menghadapi dua rezim sekaligus. "Yang satu rezim yang dia besarkan, yang lain rezim yang baru tapi ingin besar," katanya.
Elektabilitas Kaesang Pangarep jelang Pilkada 2024 memang terbilang tinggi. Namun, berdasarkan hasil sederet survei, elektabilitas Kaesang lebih tinggi di Jawa Tengah daripada di Jakarta.
Laporan yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu menjadi salah satu buktinya. LSI membuat simulasi top of mind atau yang disebut pertama kali oleh responden sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jateng.
Survei dilakukan pada periode 21–26 Juni 2024 dengan target survei adalah warga negara Indonesia di Jateng yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.
Hasilnya menunjukkan nama Kaesang Pangarep cukup sering disebut responden yakni dengan 2,5%.
Ahmad Luthfi menjadi nama yang paling banyak disebut dengan 5,2%, kemudian ada Sudaryono mencatatkan 2,1%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
KPPU menjatuhkan denda Rp698 miliar sepanjang 2025 dari 13 perkara, termasuk kasus truk Sany, Google, dan TikTok.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.