Selat Hormuz Lumpuh, Industri Plastik RI Berburu Bahan Baku ke Afrika
Penutupan Selat Hormuz memaksa industri plastik Indonesia mencari bahan baku ke Afrika dan AS, memicu lonjakan biaya dan risiko produksi.
Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi di Jawa Timur - Dok. Jasa Marga
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan konstruksi proyek strategis nasional (PSN) Tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) tahap 1 selesai pada Desember 2024.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mencatat rata-rata progress Tol Probowangi Tahap 1 Yakni Gending – Besuki mencapai 43,95%.
“Untuk tahap 1 yang terdiri dari 3 Seksi dari Gending hingga Besuki ditargetkan akan rampung konstruksinya pada Desember 2024,” demikian tulis manajemen BPJT dalam akun Instagram resminya, dikutip Rabu (17/7/2024).
Adapun, rincian progres 3 seksi ruas Tol Probowangi tahap 1 di antaranya, Seksi 1 Gending – Krakasan sepanjang 12,88 kilometer (km) mencapai 60,08%.
Kemudian, Seksi 2 Krakasan – Paiton sepanjang 11,2 km progres konstruksinya mencapai 40,40% dan Seksi 3 Paiton – Besuki progres konstruksinya mencapai 31,38%.
Nantinya, Jalan Tol Probowangi tahap 1 akan memiliki 3 simpang susun (SS), yakni SS Krakasan, SS Paiton, dan SS Besuki. Ruas tol ini juga bakal dilengkapi dengan 3 gerbang tol, yakni GT Krakasan, GT Paiton, an GT Besuki.
Apabila telah beroperasi, Jalan Tol Probowangi tahap 1 ruas Probolinggo – Besuki bakal memangkas waktu tempuh yang mulanya 1 jam 15 menit menjadi 30 menit saja dengan kecepatan rata-rata waktu tempuh berkendara 80-100 km/jam.
Sementara itu, untuk tahap 2 Tol Probowangi yang mencakup ruas Besuki hingga Banyuwangi sepanjang 125,72km ditargetkan konstruksinya rampung setelah 2024.
BACA JUGA: Kabar Baik, Pengerjaan Proyek Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen Sudah Tersambung
Sebagai informasi, tahap 2 Tol Probowangi terdiri dari 4 seksi. Perinciannya, Seksi 4 Besuki – Situbondo (42,3 km), Seksi 5 Situbondo – Asembagus (16,76 km), Seksi 6 Asembagus – Bajulmati (37,45km), dan Seksi 7 Bajulmati – Ketapang (29,21%).
Adapun, Jalan Tol ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) melalui entitas usahanya yakni PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB).
Sebelumnya, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Agus Setiawan, menjelaskan bahwa apabila proses konstruksi Tol Probowangi berjalan sesuai rencana maka pihaknya menargetkan bakal mengoperasikan 2 ruas Tol Probowangi tahap 1 di akhir tahun ini.
"Konstruksinya sudah berjalan dan diharapkan untuk Seksi 1 dan 2 sepanjang kurang lebih 35 kilometer akan bisa dioperasikan pada akhir tahun 2024," tuturnya.
Sementara untuk Seksi 3 Paiton – Besuki (25,6 km) yang saat ini progres konstruksinya sebesar 0,65% ditargetkan akan rampung pada awal 2025.nel
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Penutupan Selat Hormuz memaksa industri plastik Indonesia mencari bahan baku ke Afrika dan AS, memicu lonjakan biaya dan risiko produksi.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.