Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Tol Serang-Panimbang Seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles ditutup sementara mulai 26 Maret 2026. Simak jadwal operasi penuh dan progres konstruksinya di sini. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Wijaya Karya Serang resmi menutup sementara jalur fungsional Tol Serang-Panimbang Seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles mulai Kamis (26/3/2026). Penutupan ini dilakukan setelah ruas tersebut sukses melayani arus mudik dan balik Lebaran 2026 selama 15 hari operasional guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah Banten.
Direktur Utama PT Wijaya Karya Serang, Iwan Juliansyah, mengungkapkan bahwa selama masa fungsional tersebut, animo masyarakat sangat tinggi. Tercatat lebih dari 150 ribu kendaraan telah melintasi ruas Rangkasbitung-Cileles untuk menuju berbagai wilayah di Lebak, Pandeglang, hingga destinasi wisata unggulan.
“Ruas Rangkasbitung-Cileles ini telah melayani arus mudik Lebaran hingga lebih dari 150 ribu kendaraan,” papar Iwan dalam keterangan resminya di Lebak, Banten, Kamis (26/3/2026).
Langkah penutupan sementara ini diambil sebagai bagian dari prosedur teknis untuk menyelesaikan sisa pekerjaan konstruksi serta melakukan peningkatan kualitas layanan. Meskipun sempat dibuka sejak 12 Maret 2026, status fungsional memang bersifat sementara guna mengurai kepadatan lalu lintas selama masa puncak libur hari raya.
Kehadiran ruas ini terbukti efektif memangkas waktu tempuh dari area Jabodetabek menuju Serang, Lebak, dan Pandeglang. Selain itu, akses menuju titik wisata populer seperti Desa Wisata Baduy, Pantai Sawarna, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung menjadi jauh lebih mudah dan efisien bagi para pelancong.
“Dengan berat hati, penutupan sementara harus kami lakukan guna menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memastikan standar layanan yang lebih optimal. Kami berkomitmen untuk kembali menghadirkan ruas ini dengan kualitas yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” tegas Iwan.
PT Wijaya Karya Serang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanannya melalui Tol Serang-Panimbang. Berdasarkan rencana strategis, Ruas Seksi 2 Tol Serang-Panimbang ini diproyeksikan akan mulai beroperasi secara penuh dan permanen pada semester II tahun 2026 mendatang.
Sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa, infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Jakarta hingga pelosok Banten Selatan.
Pengoperasian secara utuh nantinya dipastikan akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi warga lokal serta mendongkrak potensi pariwisata di wilayah Lebak dan Pandeglang yang selama ini terkendala aksesibilitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.