Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026, Ada 15 Perjalanan
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Gempa batang. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG memberikan analisisnya terkait sumber penyebab gempa batang berkekuatan magnitudo 4,4 yang merusak ratusan rumah beberapa waktu lalu. Gempa susulan kembali terjadi pada Sabtu (13/7/2024) dengan kekuatan magnitudo 3,0.
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan sumber pembangkit gempa Batang dengan magnitudo M4,4 yang merusak rumah beberapa hari lalu, beberapa pengamat kebencanaan menduga dipicu oleh aktivitas Sesar Kendeng-Baribis khususnya Segmen Pekalongan.
BACA JUGA : Lagi, Wilayah Batang Jateng Digoyang Gempa Tektonik Magnitudo 3 Pagi Ini
"Kenyataannya bahwa segmen Sesar Pekalongan memiliki mekanisme sumber sesar naik [thrusting], padahal gempa Batang yang terjadi terdeformasi oleh sesar aktif dengan mekanimse mendatar/geser strike-slip]," katanya dalam rilis Sabtu (13/7/2024).
Terkait dengan hal ini, maka peta tektonik Pulau Jawa menurut Situmorang et al. (1976) telah mengidentifikasi keberadaan sistem sesar dengan mekanisme mendatar mengiri (sinistral) di wilayah Batang-Pekalongan.
"Jika kita amati di peta maka lokasi episenter gempa kemarin tampak tepat terletak di jalur sesar geser mengiri [ke kiri] di Batang. Jadi gempa Batang diyakini bukan dipicu Sesar Kendeng-Baribis Segmen Pekalongan," katanya.
Sebagaimana diketahui pada Sabtu (13/7/2024] pukul 07.38 WIB wilayah Batang dan sekitarnya kembali diguncang gempa tektonik yang merupakan gempa susulan dengan magnitudo M3,0. Episenter gempa terletak di darat berjarak 6 km arah baratdaya Batang, dengan kedalaman 5 kilometer yang dipicu oleh adanya aktivitas sesar aktif.
Gempa ini dirasakan oleh warga di daerah Batang dalam skala intensitas III MMI dengan diskripsi getaran dirasakan seolah-olah ada truk yang sedang melintas. Banyak warga sempat lari berhamburan ke luar rumah karena adanya guncangan gempa yang terjadi secara tiba-tiba.
BACA JUGA : Dampak Gempa Batang, Sejumlah Bangunan Rusak
Dengan terjadinya gempa tersebut di atas, maka gempa Batang kini sudah diikuti 4 kali gempa susulan (aftershock), yaitu: 3 gempa susulan yang terjadi pada hari Minggu 7 Juli 2024 dengan magnitudo: (1) M2,2 (pukul 15.35.56 WIB) (2) M2,5 (pukul 18.07.40 WIB) dan (3) M1,9 (pukul 18.28.54 WIB), serta satu kali gempa susulan yang terjadi pada Sabtu, 13 Juli 2024 dengan magnitudo M3,0 yang terjadi pada pukul 07.38.32 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.