Bareskrim Limpahkan 4 Tersangka Kasus Dana Syariah ke Jaksa
Bareskrim menyatakan dua berkas kasus PT Dana Syariah Indonesia P21. Polisi telah menyita aset senilai sekitar Rp425 miliar.
Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politiknya saat peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta. /Bisnis-Nurul Hidayat.
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyentil Presiden Jokowi Widodo alias Jokowi terkait konsep kebangsaan yang sudah paripurna. Akan tetapi saat ini konsep itu justru diubek-ubek.
Megawati mengaku sudah mengingatkan Jokowi agar tidak membuat konsep kebangsaan versinya sendirinya. Seorang pemimpin seharusnya menjalankan konsep kebangsaan yang sudah dirumuskan oleh para pendiri Indonesia.
BACA JUGA : Diminta Jokowi untuk Fasilitasi Pertemuan dengan Megawati, Begini Reaksi Sri Sultan
"Saya bilang ke Pak Jokowi, kalian pemimpin itu harus menjalankan apa yang dipikirkan dan dituliskan oleh para pendiri bangsa, bukan kita bikin versi-versi [sendiri]," ujar Megawati di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (5/7/2024).
Presiden ke-5 RI ini menilai saat ini para pemimpin malah punya konsep kebangsaan sendiri-sendiri. Padahal seharusnya pemimpin tinggal menjalankan apa yang sudah dirumuskan dalam Pancasila seperti konsep gotong royong dan bhinneka tunggal ika.
Megawati merasa, sejumlah pemimpin tidak mau menjalankan Pancasila karena dirumuskan oleh Bung Karno. Ia justri bingung dengan sikap yang seakan anti Bung Karno. "Kita ini udah punya konsep bangsa paripurna loh, kok diubek-ubek," ucapnya.
Dia mengungkapkan, pernyataan yang disampaikan ke Jokowi itu juga disampaikan ke calon presiden dan wakil presiden usungan PDIP 2024 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Megawati meyakini konsep kebangsaan sudah benar sehingga tidak tinggal dilanjutkan para pemimpin selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Bareskrim menyatakan dua berkas kasus PT Dana Syariah Indonesia P21. Polisi telah menyita aset senilai sekitar Rp425 miliar.
Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap penyelundupan 23,793 kg emas senilai Rp63 miliar yang diduga dikirim ke Cina dan Dubai.
Rupiah hari ini diprediksi melemah ke Rp17.870-Rp17.920 per dolar AS. IHSG juga diperkirakan bergerak terbatas pada Jumat (14/8).
Barcelona dan PSG sepakat transfer Ferran Torres dengan nilai 48,5 juta euro. Torres akan dikontrak PSG hingga 2031.
Iran dikabarkan segera bergabung dengan New Development Bank milik BRICS di tengah tekanan sanksi dan konflik dengan AS serta Israel.
Cek 5 desil prioritas bansos PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000 lewat HP dengan NIK melalui situs resmi Kemensos.