13 Anak Bajang Diruwat di Dieng, Ada yang Minta Kambing hingga Motor Trail
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
LPG 3 Kg di pangkalan. - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, TRENGGALEK—Tiga dari empat korban ledakan elpiji tiga kilogram di Desa Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur akhirnya meninggal dunia setelah beberapa saat menjalani perawatan kedaruratan medis di RSUD dr. Soedomo, Trenggalek.
"Tiga korban ini masih satu keluarga, terdiri dari suami, istri dan anak. Dua meninggal kemarin, satu meninggal hari ini," kata Kapolsek Pule, Iptu Muhtar di Trenggalek, Selasa.
Korban pertama yang meninggal disebut Muhtar, adalah Andik (30). Korban Andik meninggal pada Senin (17/6) pagi, disusul istrinya, Mala (28) yang menghembuskan nafas terakhir pada Senin (17/8) malam. Sementara putri mereka, Gina (6) meninggal pada Selasa (18/6) pagi.
"Yang pasutri itu kemarin lusa, di hari yang sama. Suami (Andik) meninggal pagi, istrinya (Mala) malamnya. Kalau anaknya (Gina) hari ini. Ini sudah dimakamkan," paparnya.
Satu korban lagi atas nama Tutik (49) sampai saat ini masih menjalani perawatan. Empat korban yang masih satu keluarga itu sebelumnya menjadi korban ledakan gas bocor di dapur rumah mereka yang berada di Desa Pule, Kecamatan Pule, Trenggalek, Minggu (9/6). Mereka yang masih satu keluarga dan tinggal di RT/RW 01 Dusun Krajan itu mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah dr Soedomo Trenggalek, usai mengalami luka bakar serius.
Awalnya, hanya Tutik yang mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat, namun belakangan di rujuk ke rumah sakit. Dalam peristiwa itu, Tutik mengalami luka bakar 22,5 persen, Andik mengalami luka bakar 63 persen, Mala 55 persen dan Gina 54 persen.
"Sehingga (empat korban) semuanya dirujuk ke sini (RSUD dr Soedomo). Namun dalam perjalanannya, mereka semua di rujuk ke Rumah Sakit dr Soetomo, Surabaya," kata Humas Rumah Sakit dr Soedomo Trenggalek, Sudjiono.
Peristiwa kompor meledak itu terjadi saat Tutik bermaksud memanasi sayur. Namun saat itu terjadi kebocoran elpiji dan memenuhi ruangan sehingga saat memantik kompor langsung terjadi ledakan di ruangan dapur. Dapur rumah korban juga rusak parah dalam peristiwa itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China menewaskan 919 orang. Sebanyak 4.793 lainnya masih hilang, termasuk 853 warga asing.
Stok beras Bulog Banyumas mencapai 76.000 ton setara beras dan dipastikan aman hingga Maret 2027.
DPRD Bantul mengingatkan keberadaan PSEL bukan alasan warga meningkatkan produksi sampah. Pengurangan dari sumber tetap harus dilakukan.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).