Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ibadah haji - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, jemaah calon haji Indonesia akan bertemu dengan orang-orang yang berasal dari berbagai negara di dunia yang mungkin juga mempunyai faktor risiko penyakit, berdesak-desakan, berada pada kepadatan tinggi, iklim yang berbeda dan kadang ekstrem, kelelahan, yang menyebabkan risiko terjadinya gangguan kesehatan atau sakit berat, akibat penyakit menular maupun tidak menular.
Ada pula beberapa penyakit yang mungkin mengintai dan berisiko mengganggu kesehatan dan kegiatan ibadah para jemaah calon haji, seperti flu, ISPA, pneumonia, sampai meningitis.
Oleh karena itu, jamaah haji perlu persiapan dan perlindungan khusus untuk menjaga kondisi tubuh yang sehat, agar ibadah umrah berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Sejumlah upaya dapat dilakukan untuk mengatasi risiko penyakit menular dan tidak menular menjelang umrah. Beberapa di antaranya, mengonsumsi obat sesuai petunjuk dokter untuk jemaah umrah yang memiliki penyakit, menjalankan protokol kesehatan, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS, minum air yang cukup dan asupan makanan dengan gizi seimbang.
Selain itu, demi memastikan ibadah haji dan umrah berjalan lancar dan jemaah tetap sehat, Pemerintah Indonesia beserta berbagai instansi terkait rutin melakukan edukasi PHBS, pengecekan kesehatan, hingga vaksinasi sebelum keberangkatan.
Dorongan hingga imbauan vaksinasi juga dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi sebab vaksinasi terbukti efektif untuk mencegah paparan penyakit menular, di antaranya vaksin meningitis dan influenza.
Pasalnya, Ahli Neurologi Anak, Dr. R. A. Setyo Handryastuti, mengungkapkan, berdasarkan data pada Januari 2023, terdapat dua kasus meningococcal meningitis yang dilaporkan di Riyadh. Sedangkan pada 2022, terdapat total 12 kasus meningococcal meningitis yang dilaporkan di seluruh Arab Saudi.
Selain itu, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Ketua Umum PP Perdokhi (Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia) mengungkapkan, berdasarkan Jurnal dari Kementerian Arab Saudi, dua tahun belakangan terjadi banyak kasus ISPA hingga menyebabkan banyak ICU di sejumlah rumah sakit penuh.
Dari kasus tahun-tahun terakhir ini, lanjutnya, maka para jamaah haji diharapkan harus vaksinasi agar terlindung jamaah dari komplikasi. Beberapa vaksin yang bisa didapatkan di antaranya vaksin polio, meningitis, Covid, dan flu. Adapun, rekomendasi vaksinasi wajib dari Arab Saudi berikut ini:
1. Meningococal meningitis, wajib untuk yang berumur lebih dari 1 tahun daru semua negara termasuk Indonesia.
2. SARS-Cov2 (Covid-19) wajib untuk semua negara
3. Influenza, wajib untuk semua negara.
BACA JUGA: Makan Murah di Jogja Versi Mahasiswa, Cek Tempatnya
Ada pula rekomendasi vaksin yang diperlukan:
1. Poliomyelitis hanya untuk negara tertentu
2. Yellow Fever hanya untuk negara tertentu
"Polio tidak wajib, hanya untuk negara-negara tertentu. Kalau ada yang ingin vaksin sendiri, ya boleh, tapi pastikan dapat yang wajib sesuai dengan regulasi yang dibuat oleh Kementerian di Arab Saudi," tegasnya.
Dr. Syarief berharap, dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umroh, agar seluruh pihak yang terlibat, baik pemerintah, swasta, individu, keluarga, masyarakat, untuk bersama melakukan upaya preventif, dan mematuhi regulasi internasional untuk mencegah penyebaran penyakit menular dan tidak menular sebelum dan setelah haji dan umrah. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.