Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Peluru kendali balistik milik Iran, Fateh 110, saat diuji coba beberapa waktu lalu. – Wikipedia\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Yordania menegaskan wilayah udaranya tidak boleh menjadi medan tempur antara Iran dan Israel menyusul laporan adanya serangan Israel ke Kota Isfahan di Iran tengah.
Melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Amir Abdollahian, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas apabila Iran maupun Israel melanggar wilayah udara Yordania untuk menyerang satu sama lain.
Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Yordania, Safadi juga menegaskan kepada Menlu Iran tentang pentingnya meredakan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
"Eskalasi konflik justru mengalihkan perhatian dari agresi Israel di Jalur Gaza yang harusnya menjadi prioritas utama dari semua upaya kita saat ini," kata Menlu Yordania.
Merespons pernyataan Safadi, Abdollahian menyatakan bahwa Iran menghargai pendirian Yordania dan perhatiannya terhadap keamanan domestik serta keamanan kawasan.
Pemerintah Yordania sebelumnya juga sudah menegaskan siap menangani ancaman dari udara setelah mendeteksi dan mencegat pesawat nirawak yang melanggar wilayah udara negara tersebut.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Sabtu (13/4), meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke sejumlah wilayah Israel sebagai balasan atas serangan negara tersebut ke Konsulat Iran di Suriah pada 1 April.
Menyusul serangan ke Israel itu, media pemerintah Iran pada Jumat menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya kembali aktif menyusul adanya objek mencurigakan yang terbang di atas sejumlah kota Iran, termasuk kota Isfahan di Iran tengah.
Kantor berita setempat, Mehr, melaporkan tiga pesawat nirawak ditembak di langit Kota Isfahan. Televisi setempat turut memastikan terjadi "ledakan besar" di kota itu.
Meski demikian, laporan tersebut menyatakan bahwa tidak ada fasilitas nuklir yang terdampak. Media Amerika Serikat melaporkan bahwa hal tersebut merupakan serangan Israel ke Iran. Namun, belum ada pernyataan apapun dari otoritas Israel terkait laporan serangan di Iran itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.