Sony Sonjaya Siap Bongkar Nama Besar di Kasus MBG
Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai justice collaborator dalam kasus korupsi MBG dan mengaku siap mengungkap pihak lain yang terlibat.
Tangkapan layar sebuah mobil berpelat dinas TNI bersikap arogan terhadap pengendara lain di jalan Tol Cikampek, Jumat (12/4/2024)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya mengungkapkan pengendara Fortuner berinisial PWGA sempat membuang pelat TNI yang dipakainya di Lembang, Jawa Barat.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan PWGA membuang pelat TNI itu lantaran telah mengetahui video cekcok dengan warga viral di media sosial. "Setelah kejadian viral pelaku ini berangkat ke Bandung, ketika di Bandung pelat nomor tersebut dibuang di sebuah sungai, di daerah Lembang," ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/4/2024).
Lebih lanjut, kata Wira, pelat TNI itu kini sudah ditemukan dan telah dilakukan penyitaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Selain pelat, kendaraan dan STNK bernopol B 1461 PJS telah disita kepolisian. "Pelat nomor tersebut berhasil kami ambil di lokasi pembuangan di suatu tempat di Lembang, Jawa Barat," ujar dia.
Lebih lanjut, Wira juga menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan. PWGA mengaku bukan merupakan anggota TNI
BACA JUGA: Kasus Pengemudi Arogan Mengaku Adik Jenderal Kini Diusut Bareskrim
Namun, pelat tersebut merupakan milik kerabatnya. Adapun, identitas sebenarnya dari pengemudi Fortuner berpelat TNI yang ugal-ugalan itu merupakan karyawan swasta.
"Dari hasil pengecekan pelat nomor tersebut dengan nomor 84337-00, pelat nomor tersebut terdaftar atas nama Marsda TNI (Purn) Prof Dr Ir Asep Adang Supriyadi. Dengan nomor register nomor 1641/MA/XI/2022. Unit kendaraan tercantum adalah Mitsubishi Pajero tahun 2022," pungkasnya.
Sebagai informasi, atas perbuatannya tersangka kini dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, yang diancam paling enam tahun pidana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai justice collaborator dalam kasus korupsi MBG dan mengaku siap mengungkap pihak lain yang terlibat.
Pemkab Sleman genjot Beasiswa Sleman Pintar untuk wujudkan satu sarjana per keluarga miskin dan putus rantai kemiskinan.
JNE jadi Official Logistics Partner Prambanan Jazz 2026, memastikan distribusi teknis konser berjalan lancar dan tanpa hambatan.
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Konser Slank di Bandung hadirkan nostalgia dan dorong musisi lokal serta ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Danais DIY bangun 146,3 km jalan desa dan rehab ratusan RTLH, dorong ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal.