Kemlu RI Kecam Israel usai Relawan Flotilla Gaza Ditangkap
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, ISLAMABAD—Sebanyak 29 orang dilaporkan meninggal dunia disambar badai petir di tengah hujan deras di Pakistan. Kantor berita DPA melaporkan, cuaca diperkirakan akan terus memburuk di negara Asia selatan itu.
Badai petir menyambar Provinsi Punjab dan menewaskan 17 orang. Petugas Tim Evakuasi Pakistan, Farooq Ahmad, seperti dikutip dari DPA Senin (15/4/20024) petir menyambar berbagai lokasi di negara tersebut.
BACA JUGA: Sampah Lebaran Meningkat, TPA Piyungan Tetap Dibatasi
Sebanyak 8 orang lainnya juga meninggal akibat hujan lebat dan badai petir di wilayah barat daya Balochistan, menurut badan penanggulangan bencana daerah.
Menurut petugas evakuasi setempat, Bilal Faizi, Atap dan tembok roboh didera hujan deras yang mengguyur selama dua hari telah menelan empat korban jiwa di pegunungan terjal di barat laut.
Hujan dan badai petir diperkirakan masih akan melanda Pakistan dalam beberapa hari ke depan, menurut ahli metrologi Sardar Sarfraz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.