Asupan Zat Besi Anak Baru 65,8 Persen, Ini Dampaknya
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar Indonesia pada Rabu (4/3/2026).
Prakirawan BMKG, Yuyun W, menjelaskan kondisi ini dipicu adanya daerah konvergensi yang memanjang di perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, serta di perairan barat daya Lampung sampai selatan Jawa. Kondisi tersebut meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah yang dilalui konvergensi maupun konfluensi.
Daftar Kota Berpotensi Hujan Lebat
BMKG memprakirakan hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah kota berikut Jambi, Padang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Surabaya, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin dan Merauke
Sementara hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Samarinda, Denpasar, Makassar, hingga Jayapura.
Adapun kondisi berawan diprediksi terjadi di Banda Aceh, Pekanbaru, Pontianak, Palu, dan Sorong.
Tiga Bibit Siklon Tropis Terpantau
Sehari sebelumnya, BMKG juga mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu cuaca ekstrem.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan tiga sistem yang terpantau aktif meliputi Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Banten–Jawa Barat, Bibit Siklon Tropis 93S di barat laut daratan Australia, Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria selatan Papua.
BMKG memantau perkembangan ketiga sistem tersebut secara intensif selama 24 jam penuh.
"Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsung seperti genangan air dan angin kencang," ujar Faisal.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca melalui kanal resmi guna menghindari informasi yang tidak akurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.