Prabowo: Banyak Negara Kini Datang ke RI Cari Beras
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Penampakan lontaran batu api Gunung Marapi dari hasil dokumentasi sukarelawan Siaga Marapi Sumatra Barat. Gunung berstatus Siaga itu terus erupsi yang kali ini terlihat jelas adanya batu api yang keluar dari puncak, Sabtu (13/1/2024). Antara/ist-BPBD Agam.
Harianjogja.com, BUKITTINGGI—Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan hujan dalam waktu yang lama mengakibatkan banjir lahar dingin dari erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
"Terjadinya lahar dingin ini kan dalam waktu yang lama yakni apabila terjadi hujan di area puncak maupun lereng Gunung Api," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Marapi PVMBG Ugan Saing di Bukittinggi, Selasa (9/4/2024).
Meskipun erupsi atau letusan gunung api berhenti sementara, kata dia, endapan material vulkanik seperti abu, pasir, dan bebatuan, masih terdapat di puncak maupun lereng gunung. Endapan material vulkanik tersebut merupakan hasil erupsi Gunung Marapi sejak letusan utama yang terjadi pada 3 Desember 2023. Pada medio Januari 2024 PVMBG memperkirakan terdapat 500.000 meter kubik material vulkanik yang menumpuk di sekitar kawah gunung api itu. Sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, lanjutnya, maka endapan material vulkanik tadi dapat meluas ke sungai-sungai, terutama yang berhulu dari Gunung Marapi.
"Setiap Gunung Marapi erupsi maka akan menghasilkan abu, pasir, lapili, dan bebatuan. Semuanya terakumulasi di puncak dan lereng sehingga bisa menjadi ancaman lahar dingin," ucap Ugan.
Baca Juga
Ratusan Warga Terdampak Banjir Lahar Hujan Gunung Marapi
Curah Hujan di Puncak Gunung Semeru Tinggi, Getaran Banjir Lahar Hujan Lebih Dari 3 Jam
Banjir Lahar Hujan dari Gunung Lewotobi Berpotensi Terjadi di Dua Desa Ini
Hal tersebut seperti yang terjadi pada Jumat (5/4/2024) 2024 dimana banjir lahar dingin menghantam sejumlah wilayah di Kabupaten Agam dan Kota Padang Panjang.
"Jadi ini yang perlu diwaspadai sewaktu-waktu masih berpotensi menjadi aliran lahar apabila terjadi hujan di area puncak maupun lereng Marapi," kata Ugan mengingatkan.
Terpisah, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah-daerah yang berpotensi terdampak bencana lahar dingin untuk terus siap siaga.
Misalnya terus memantau potensi hujan, bergotong royong membersihkan saluran air bebas dari sampah, hingga bersiap mengevakuasi diri secara mandiri apabila terjadi kemungkinan terburuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.