Relawan Sebut Jokowi Effects Tak Sesederhana Over Shooting Bansos

Media Digital
Media Digital Jum'at, 16 Februari 2024 09:57 WIB
Relawan Sebut Jokowi Effects Tak Sesederhana Over Shooting Bansos

Ketua Umum Jaringan Relawan Alap-Alap Jokowi, Muhammad Isnaini

JAKARTA—Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei di Pilpres 2024. Keunggulan pasangan Prabowo-Gibran tersebut dinilai sejumlah pengamat salah satunya karena Jokowi Effects.

Ketua Umum Jaringan Relawan Alap-Alap Jokowi, Muhammad Isnaini mengatakan bahwa Jokowi Effects selama ini selalu dilihat minor terutama di Jateng dan DIY. Jokowi Effects selalu dikaitkan dengan Bansos dan lainnya.

Padahal Jokowi Effect berkaitan dengan nama dan kerja para relawan Jokowi di akar rumput.

"Tidak pernah disinggung sisi paternalistik sosiologis nama Jokowi dan tidak pernah disinggung bagaimana kerja kami, para relawan, menggarap habis akar rumput," katanya.

Ia mengatakan, paternalistik sosioligis nama Jokowi itu sungguh sangat sensitif. Begitu Jokowi direndahkan, maka banyak yang sakit hati dan ingin melakukan pembalasan.

"Pilpres kemarin itulah momen pembalasan itu. Baru kita sentuh untuk penguatan lewat tabloid kanvasing door to door, sudah berantakan.  Nama Jokowi itu sakral bagi kami. Bukan kultus individu tetapi kecintaan mendalam karena kerja nyata bagi rakyat.  Begitu direndahkan, goyang saja, bubar peta mereka," katanya, seperti dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2/2024).

Jangan Anggap Bodoh Masyarakat

Sementara itu terkait Bansos  dinarasikan terlalu berlebihan. Bansos hanya dijadikan alasan kubu lain sebagai pembelaan atas kekalahan telak.

"Janganlah selalu masyarakat bawah itu dianggap bodoh dan naif. Hanya karena Bansos lantas sehebat itu mereka merobohkan Kandang Banteng. Jika Jokowi Effects selalu disimplikasi bansos, sangat receh dan merendahkan sekali," katanya.

Oleh karena itu menurut Isnaini, Jokowi Effects yang sesungguhnya adalah nama Jokowi yang sangat sensitif.

"Substansi Jokowi Effects itu ya sensitivitas sangat tinggi di masyarakat bawah. Direndahkan, dibusukkan, dihina ya tsunami pembalasan. Ini faktual," tegasnya. (***)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online