Rel Terendam Banjir di Grobogan Sudah Bisa Dilewati Kereta Api dengan Kecepatan Terbatas

Newswire
Newswire Selasa, 06 Februari 2024 13:57 WIB
Rel Terendam Banjir di Grobogan Sudah Bisa Dilewati Kereta Api dengan Kecepatan Terbatas

KA Sembrani tujuan Semarang-Jakarta melintas di jalur yang telah selesai diperbaiki akibat banjir di Grobogan, Selasa. /ANTARA/HO-KAI Daop Semarang.

Harianjogja.com, GROBOGAN—PT KAI menyatakan bahwa jalur kereta api antara Stasiun Gubug hingga Karangjati di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang tergenang banjir, sudah bisa dilalui kereta dengan kecepatan terbatas, Selasa (6/2/2024).

"Petugas yang didukung dengan alat berat dan material sudah berhasil memperbaiki jalur yang terendam banjir," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo.

Menurut dia, kereta yang melintas dibatasi kecepatannya maksimal 5 km per jam. Ia menyebut kereta pertama yang melintas yakni KA Sembrani relasi Surabaya-Jakarta. Perbaikan di jalur hulu terus dilakukan agar perjalanan KA dapat segera kembali normal.

BACA JUGA : PLN Fokus Keselamatan Warga dan Percepatan Pemulihan Pasokan Listrik Dampak Cuaca Ekstrem Melanda Jateng

Sebelumnya, Tanggul Sungai Jragung di Kecamatan Karangawen, Kabupaten Grobogan, mengalami jebol akibat tidak kuat menahan debit air yang meningkat menyusul curah hujan tinggi.

Banjir menggenangi jalur antara Stasiun Gubug hingga Karangjati di Kabupaten Grobogan, sehingga mengganggu perjalanan sejumlah kereta api lintas Semarang-Surabaya.

Menurut Franoto titik yang tergenang banjir berada di KM 32+5/7 antara Gubug-Karangjati. Setidaknya lima KA penumpang dibatalkan dan dialihkan rute perjalanannya akibat banjir tersebut.

PT KAI terus berupaya untuk melakukan perbaikan terhadap rel yang terendam banjir sehingga perjalanan dapat segera kembali normal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online