9 Ruas Jalan Flores Kembali Fungsional Usai Diguncang Gempa M7,7
Sembilan ruas jalan nasional di Flores kembali fungsional setelah gempa M7,7. Menteri PU meminta data kerusakan segera dilengkapi.
Ilustrasi pemuda. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2017–2022 Prof. Susanto menilai orang tua perlu mengubah pendekatan dalam mendampingi remaja menghadapi masa depan. Mulai 2026, pendampingan tidak cukup hanya mengarahkan anak memilih cita-cita, tetapi juga menyiapkan kapasitas diri seiring perubahan dunia kerja yang semakin cepat dan tidak menentu.
“Tahun 2026 semakin dinamis sekaligus penuh tantangan, bahkan ketidakpastian. Dunia terus berubah, banyak pekerjaan yang hilang dan pada saat yang sama muncul pekerjaan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan,” ujar Guru Besar Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta itu di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Menurut Susanto, bagi anak yang telah memasuki usia 15 tahun, fase remaja bukan lagi sekadar masa pencarian jati diri. Periode ini justru menjadi fondasi penting dalam pembentukan karier jangka panjang, terutama di tengah perkembangan pesat kecerdasan buatan, ekonomi kreatif, dan kolaborasi global.
Ia menekankan bahwa orientasi karier masa depan tidak lagi bertumpu pada jabatan semata, melainkan pada nilai dan kontribusi yang diberikan. Karena itu, remaja perlu dibiasakan menggali pertanyaan reflektif tentang diri mereka.
“Remaja perlu dilatih bertanya, isu apa yang membuat saya peduli, masalah apa yang ingin saya bantu selesaikan, dan dalam peran seperti apa saya ingin bermanfaat,” katanya.
Pendekatan tersebut, lanjut Susanto, akan membuat pilihan pendidikan dan karier menjadi lebih bermakna, berkelanjutan, sekaligus relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ia juga mengingatkan bahwa ijazah tanpa keterampilan kini tidak lagi cukup. Anak usia remaja perlu mulai mengasah kemampuan belajar cepat, berpikir sistematis dan analitis, berkomunikasi lintas media—baik lisan, tulisan, maupun digital—serta memiliki literasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dasar.
Selain itu, kemampuan kolaborasi dan kepemimpinan diri juga menjadi aspek penting yang perlu ditumbuhkan sejak dini.
Susanto mendorong agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga berfungsi sebagai laboratorium karier dan ruang eksperimen bagi siswa. Di ruang tersebut, remaja dapat melatih kepemimpinan, keberanian mencoba, dan kemampuan memecahkan masalah.
Ia juga menyarankan remaja beralih dari posisi sebagai pengguna pasif menjadi pencipta aktif. Bentuknya bisa beragam, mulai dari menulis opini, membuat video edukatif, merancang desain sederhana, membangun portofolio digital sesuai minat, hingga mengikuti kelas daring yang terarah dan tidak sekadar mengikuti tren.
“Karier unggul dibangun dari kesadaran diri. Remaja perlu dibiasakan mengevaluasi apa yang berhasil dan tidak, mengenali kekuatan serta area pengembangan, menyusun tujuan jangka pendek yang realistis, dan melakukan refleksi rutin agar tidak salah arah di masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Susanto meminta peran aktif orang tua dan guru dalam mendampingi anak. Menurutnya, pendampingan terbaik bukan dengan mengarahkan secara kaku, melainkan dengan mengajukan pertanyaan yang memantik pemikiran, memberi ruang untuk mencoba dan gagal, serta menjadi teladan dalam sikap belajar sepanjang hayat.
“Kolaborasi orang tua dan guru akan melahirkan remaja yang mandiri dan percaya diri. Karier cemerlang tidak dibangun secara instan, tetapi tumbuh dari kebiasaan belajar, keberanian mencoba, dan kemampuan beradaptasi yang dimulai sejak dini,” kata Susanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sembilan ruas jalan nasional di Flores kembali fungsional setelah gempa M7,7. Menteri PU meminta data kerusakan segera dilengkapi.
Penembakan terjadi di SMA Ateneo de Zamboanga, Filipina. Empat orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, termasuk siswa dan petugas keamanan.
Denny Sumargo menjadi produser sekaligus pemeran film Baby Udon. Ia menyebut proyek ini sebagai cara keluar dari zona nyaman dan terus bertumbuh.
Citilink membuka lima rute dari Bandung ke Medan, Bali, Surabaya, Palembang, dan Balikpapan. Simak jadwal dan kisaran tiketnya.
Atlet Sleman pernah tak tercover BPJS saat Porda 2025. Kini iuran dipangkas dari Rp18.000 menjadi Rp8.500 untuk memperluas perlindungan.
RSUD Wonosari menggelar Forum Komunikasi Publik bertajuk Nyawiji Roso Nhupadi Waras Bareng, Selasa (18/8/2026), dengan tujuan untuk perbaikan kualitas pelayanan