Trump Masih Buka Opsi Serang Iran, Diplomasi Timur Tengah Berlanjut
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Foto ilustrasi perfilman/ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Sensor Film (LSF) berencana menciptakan teknologi artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan). Inovasi ini bertujuan membantu orang tua dalam mengontrol dan mengawasi konten tontonan anak.
“Kami sedang memikirkan apakah nanti ada AI yang bisa dibuat dalam sebuah aplikasi yang ditanamkan dalam gawai yang kita berikan kepada anak-anak, yang secara otomatis dia bisa membatasi akses maupun konten tontonan mereka,” kata Wakil Ketua LSF Ervan Ismail, Senin (18/12/2023).
Ervan menjelaskan teknologi AI tersebut dapat secara otomatis menghentikan akses anak terhadap gawai bila telah melewati durasi yang telah ditentukan hingga mampu menghentikan pencarian untuk anak di internet yang berkenaan dengan kata kunci dewasa.
Selain itu, kecerdasan buatan tersebut juga diharapkan dapat memblokir adegan-adegan dewasa pada tayangan yang sedang ditonton oleh anak.
Baca Juga
LSF Kampanyekan Budaya Sensor Film Secara Mandiri
Seperti TV Konvensional, Film di Netflix Direncanakan Kena Sensor
LSF RI Sensor 39.000 Judul Film & Sinetron, Termasuk Ikatan Cinta
Ide penciptaan teknologi AI spesifik untuk membantu orang tua dalam mengawasi asupan konten yang dikonsumsi anak ini didorong dari penelitian terbaru LSF yang menemukan bahwa sebanyak 54 persen orang tua tidak melakukan pengawasan terhadap konten yang diakses anak.
Penelitian yang dilakukan LSF bersama Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) berjudul Perfilman, Kriteria Penyensoran dan Budaya Sensor Mandiri itu menemukan bahwa rata-rata pengawasan yang dilakukan orang tua hanya pembatasan waktu akses dan penggunaan gawai.
“Satu hal mungkin disebabkan keterbatasan waktu yang dimiliki orang tua di tengah kesibukannya, tidak semua keluarga itu keluarga yang ideal, yang ibunya di rumah, atau orang tuanya mampu untuk memberikan pandangan terhadap satu film, atau konten, untuk itu bantuan AI ini dirasa perlu,” ujar Ervan.
Masih dalam tahap perumusan ide, Ervan mengharapkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan teknologi informasi (TI), kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi, hingga Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk pengembangan kecerdasan buatan tersebut.
“Para ahli TI sebenarnya yang sangat kita harapkan partisipasinya karena kalau mereka mampu untuk mengidentifikasi itu tentunya kita sangat terbantu. LSF tidak bisa sendiri dalam hal ini, perlu kolaborasi dengan kementerian dan lembaga yang menguasai soal teknologi informasi,” Ervan menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.