Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Buruk, PLN Kerahkan Ratusan Personel
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
Ilustrasi pneumonia pada anak. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, anggota Komisi IX DPR Arzeti Bilbina meminta pemerintah mengantisipasi dan menyiapkan strategi dalam mencegah persebaran Covid-19 dan Pneumonia.
"Kondisi saat ini menunjukkan peningkatan kasus Covid-19 dan potensi wabah pneumonia yang dapat meluas, akibat lonjakan kerumunan dan mobilitas yang tinggi selama liburan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan per 6 Desember 2023, rata-rata kasus harian COVID-19 bertambah sebanyak 35 sampai 40 kasus. Sementara, pasien yang dirawat di rumah sakit tercatat antara 60 sampai 131 orang.
Terbaru, 2 pasien COVID-19 di Jakarta dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan untuk kasus virus Pneumonia, Kemenkes mencatat provinsi Jawa Barat menjadi yang paling banyak terdapat pasien positif. Lalu untuk Insiden rate ISPA maupun Pneumonia, DKI Jakarta menjadi yang tertinggi dibanding provinsi lainnya akibat buruknya kualitas udara.
“Munculnya kasus Pneumonia misterius yang menyerang anak, harus menjadi perhatian serius. Kita tidak boleh main-main karena penyakit ini mengancam anak-anak yang sangat rentan dengan penyebaran virus,” katanya menegaskan.
Dia juga mendorong dilakukannya peningkatan kapasitas Rumah Sakit (RS) di seluruh Indonesia. Arzeti menyebut, peningkatan kapasitas di RS termasuk penambahan tempat tidur, fasilitas perawatan intensif, dan personel medis yang memadai.
BACA JUGA: Dinkes Jogja Dorong Masyarakat Akses Vaksin PCV untuk Cegah Pneumonia pada Anak
"Pemerintah juga harus menjamin bahwa persediaan peralatan medis mencukupi, untuk mengatasi kebutuhan selama lonjakan kasus. Ini mencakup ventilator, alat tes, dan perlengkapan medis lain," harapnya.
Arzeti menyarankan beberapa langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan yakni dengan pemberian vaksin Pneumonia dan vaksin Flu sesuai jadwal yang direkomendasikan dokter. Dia meminta pemerintah menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi, khususnya untuk anak-anak agar terhindar dari penyakit Pneumonia misterius.
Bahkan, Arzeti menekankan pentingnya memasifkan informasi mengenai imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) bagi anak-anak, yang saat ini sudah menjadi program gratis dari Pemerintah. Imunisasi PCV merupakan cara tepat untuk mencegah penyakit Pneumonia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.