Bareskrim Bongkar Manipulasi BEC, Perusahaan AS Rugi Rp5 Miliar
Bareskrim mengungkap kasus Business E-mail Compromise yang merugikan perusahaan AS hingga 350.325 dolar AS. Dua tersangka ditetapkan.
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, SEMARANG—Puluhan remaja bersenjata tajam yang diduga hendak tawuran diamankan polisi dari dua lokasi berbeda di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (11/11/2023).
Kasat Samapta Polrestabes Semarang AKBP Asep Supriyanto mengatakan para remaja ini diamankan di Jalan Gajah, Kecamatan Gayamsari dan Jalan Sedayu Tugu, Kecamatan Genuk.
Ia menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat melalui Aplikasi Libas tentang adanya gerombolan remaja yang diduga hendak tawuran.
"Patroli Perintis Polrestabes Semarang menuju lokasi di Jalan Gajah dan mengamankan 10 remaja beserta empat senjata tajam," katanya.
Dari Jalan Gajah, kata dia, patroli kembali melakukan penyisiran hingga Jalan Sedayu Tugu. Di lokasi kedua, lanjut dia, 12 anak kembali diamankan beserta lima senjata tajam.
Puluhan remaja tersebut kemudian dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk didata dan proses hukum lebih lanjut. Dalam penangkapan itu, polisi juga mendapati para pelaku yang mengonsumsi minuman keras.
Asep menyebut aksi para pelaku ini sebagai fenomena kenakalan remaja. "Mereka membentuk kelompok yang disebut gangster," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim mengungkap kasus Business E-mail Compromise yang merugikan perusahaan AS hingga 350.325 dolar AS. Dua tersangka ditetapkan.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.