Sengketa Tanah di Jangkaran Jadi Fokus GTRA Kulonprogo
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Ilustrasi satelit (Freepik)
Harianjogja.com, SEOUL—Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan (Korsel) mengatakan pihaknya tengah mengawasi kemungkinan Korea Utara (Korut) meluncurkan satelit mata-mata ketiga pada akhir November 2023.
Media resmi Pyonyang pada Minggu (5/11/2023) menyebutkan Korut menetapkan 18 November sebagai Hari Industri Rudal untuk merayakan kesuksesan peluncuran rudal antarbenua (ICBM) Hwasong-17 tahun lalu. Peluncuran ini merupakan ambisis pemimpin Korut Kim Jong Un untuk memastikan Korut menjadi kekuatan nuklir kelas dunia.
Baca Juga: Korea Selatan dan Korea Utara Saling Tembak Rudal
Juru bicara JCS Lee Sung-jun mengatakan militer Korsel tengah mengawasi aktivitas militer Korut untuk mendeteksi tanda-tanda berbagai provokasi menjelang ulang tahun pertama peluncuran ICBM.
"Pihak intelijen Korsel dan Amerika Serikat bekerja sama erat untuk melacak dan mengawasi kemungkinan Korut melakukan provokasi, termasuk peluncuran ketiga yang mereka sebut peluncuran satelit ruang angkasa," ujar Lee dalam konferensi pers rutin dikutip dari Antara, Senin (6/11/2023).
Baca Juga: Kapal Selam AS Tiba di Korsel, Korea Utara Tembak Dua Rudal Balistik
Sebelumnya, Korut dua upaya gagal menempatkan satelit pengintai ke orbit pada Mei dan Agustus lalu. Korut pun berjanji akan kembali mencoba langkah ini pada Oktober. Namun mereka gagal memenuhi tenggat waktu yang ditentukan sendiri tanpa memberikan penjelasan.
Minggu lalu, Menteri Pertahanan Shin Won-sik mengatakan Korut kemungkinan menunda rencana mereka untuk melakukan upaya ketiga untuk meluncurkan satelit mata-mata untuk memperbaiki gangguan teknologi pada sistem tahap ketiga dengan bantuan Rusia, dan mempertimbangkan kemungkinan peluncuran pada akhir November.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Bank Jateng meraih penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Digital Application - Regional Banking
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Belanja pegawai Kota Jogja mencapai sekitar 30 persen APBD. Hasto Wardoyo memastikan gaji ASN dan PPPK tidak akan dipotong.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
DPRD Bantul meminta Perda larangan penjualan daging anjing di DIY disosialisasikan secara masif sebelum diterapkan di seluruh kabupaten dan kota.