Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Ganjar Pranowo - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Bakal capres Ganjar Pranowo memperingatkan agar tidak ada pihak yang coba memecah belah PDI Perjuangan (PDIP). Bila ada yang coba mengganggu PDIP, kata Ganjar, maka akan berhadapan dengan 'banteng'. Sebagai informasi, banteng merupakan logo dari PDIP.
"Barang siapa memecah partai ini, Anda berlawanan dengan banteng. Banteng ketaton [terluka], itu tidak pernah cengeng, dia akan keras," jelas Ganjar ketika menonton langsung pertandingan final Liga Kampung Soekarno Cup U-17 di Stadion Utama GBK, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023) malam.
Dia menjelaskan, dirinya bersama cawapres pendampingnya Mahfud MD dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berziarah ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur pada Jumat (3/11/2023) siang.
Menurutnya, tujuan mereka berziarah juga berkaitan untuk menyatukan seluruh kekuatan partai menyambut Pilpres 2024. "Usaha lahiriahnya sudah, partai sudah memberikan rekomendasi kepada kita, kita sudah mulai mendaftarkan juga. Artinya apa? Kita mesti meneguhkan, sebagai partai kita mestu bersatu dan kuat, enggak bisa dipecah oleh siapapun," ujar Ganjar.
Sebelumnya, heboh pencopotan baliho bergambar Ganjar-Mahfud dan bendera berlogo PDIP oleh Satpol PP di Gianyar, Bali pada Selasa (31/10/2023). Ganjar sendiri mengaku bingung mendengar kabar pencopotan itu.
Mantan gubernur Jawa Tengah ini mempertanyakan alasan pencopotan baliho itu. Dia pun memperingatkan agar semua aparat keamanan netral menghadapi Pilpres 2024.
"Saya lagi coba bertanya-tanya, kenapa dicopot begitu ya? Memang kalau ada yang melanggar, silakan dicopot, tapi kalau tidak ada yang melanggar, ya sebaiknya tidak perlu berlebihan," kata Ganjar di Prama Sanur Beach Bali, Kota Denpasar, Bali, Rabu (1/11/2023), dikutip dari rilis medianya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage