Target Indonesia Emas 2045, Prabowo Fokus Wujudkan Anak Sehat Cerdas
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
Ganjar Pranowo/Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meyakini elektabilitas bakal capres Ganjar Pranowo akan menjadi yang teratas apabila partai mulai bergerak maksimal. "Insyaallah, Mas Ganjar akan leading [memimpin] ketika kita bergerak serentak," kata Juru Bicara PPP Usman M. Tokan, Senin (25/7/2023).
Usman mengatakan elektabilitas Ganjar sejatinya tidak terpaut jauh dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, sebagaimana tampak pada hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia.
Dalam simulasi tiga nama survei Indikator, yang dirilis pada Minggu (23/7), elektabilitas bakal capres dipimpin oleh Prabowo Subianto sebesar 36,8%; kemudian disusul Ganjar Pranowo sebanyak 35,7% dan Anies Baswedan sebesar 21,5%.
BACA JUGA: TPA Piyungan Ditutup, Pemulung Kebingungan, Sebagian Pulang Kampung
Menurut Usman, ada beberapa hal yang perlu dilihat untuk menganalisis hasil survei, di antaranya adalah responden survei hingga arah fokus partai yang masih terbagi untuk mengurus pemilihan legislatif (pileg).
"Pertama, mari kita lihat responden dari populasi target itu siapa. Kedua, Mas Ganjar hari ini masih Gubernur Jawa Tengah. Ketiga, mesin partai belum bekerja maksimal karena fokus urus pileg," katanya.
Dia menambahkan pihaknya tidak khawatir dengan temuan survei yang menyebut Ganjar tidak memimpin elektabilitas di antara nama bakal capres lainnya. "PDI Perjuangan dan PPP kan partai tertua dan sudah cukup matang dalam menghadapi pilpres. Oleh karenanya, kami tidak khawatir," kata Usman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Kecelakaan JJLS Gunungkidul terjadi di Saptosari. Mobil sedan terperosok ke lahan sedalam dua meter, sopir dan penumpang hanya mengalami luka ringan.
Kejagung optimistis hakim menjatuhkan vonis terhadap Nadiem Makarim sesuai tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook.
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Demo warga Bantul menuntut dukuh Banyon dicopot setelah diduga melakukan pungli dan menggadaikan sertifikat tanah milik warga.