Waspada Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Tak Berenang di Pantai Jawa

Newswire
Newswire Senin, 24 April 2023 09:37 WIB
Waspada Gelombang Tinggi, Wisatawan Diminta Tak Berenang di Pantai Jawa

Wisata di Canggu/istimewa

Harianjogja.com, SOLO—  Selain resiko tinggi tingkat indeks ultraviolet (UV) dampak cuaca ekstrem, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.

BMKG pun merilis himbauan untuk masyarakat agar tidak berenang di pantai yang terhubung dengan laut lepas sebagai bentuk kewaspadaan. “Oleh karena itu, bagi masyarakat yang memanfaatkan momentum libur Lebaran dengan berwisata di pantai selatan Jabar-DIY diimbau untuk waspada terhadap potensi terjadinya gelombang tinggi,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, di Cilacap, Jawa Tengah, Senin (24/4/2023).

Menurut Teguh, kewaspadaan tersebut perlu dilakukan karena gelombang tinggi dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat yang berwisata di pantai tidak boleh lengah. “Berdasarkan pemodelan, tinggi gelombang di perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jabar-DIY pada hari Minggu hingga Senin (24/4/2023) berpotensi mencapai 2,5-4 meter yang masuk kategori gelombang tinggi,” katanya.

Adapun wilayah yang berpotensi terjadi gelombang tinggi yakni Sukabumi-Cianjur, perairan selatan Garut-Pangandaran, perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen-Purworejo, dan perairan selatan DIY serta Samudra Hindia selatan Jabar, Samudra Hindia selatan Jateng, dan Samudra Hindia selatan DIY.

Wilayah-wilayah tersebut sudah memasuki musim angin timuran, yang dominan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online