9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Ilustrasi Virus Corona (Covid-19)
Harianjogja.com, JAKARTA — Batuk dan demam masih menjadi gejala dominan yang paling banyak ditemukan pada pasien Covid-19, meski sudah ditemukan subvarian XBB.1.16 atau Arcturus.
“Adanya varian baru Omicron Arcturus yang sudah terjadi transmisi lokal di Jakarta sejak 27 Maret 2023 lalu, menyebabkan kenaikan kasus positif,” kata Kasie Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Sabtu (15/4/2023).
Berdasarkan persentase gejala kasus positif Covid-19 dari semua jenis varian yang dihimpun Dinkes di DKI Jakarta periode 19 Maret-14 April 2023, Ngabila membeberkan gejala batuk dialami oleh 34 persen pasien yang dirawat di rumah sakit. Kemudian diikuti dengan demam 18 persen, nyeri tenggorokan 14,8 persen dan sakit kepala 11,2 persen.
Gejala lain yang turut dirasakan pasien adalah nyeri otot enam persen, malase 5,6%, nyeri abdomen dua persen, mual muntah 1,6%, menggigil 1,6%, sesak 1,6 %, diare 1,6%, anosmia 1,2%, ageusia 0,8%.
Walaupun didominasi oleh gejala yang diderita oleh pasien masih termasuk ringan, Ngabila meminta masyarakat untuk segera divaksinasi booster agar imunitas tubuh tetap terjaga.
Imbauan itu dikeluarkan mengingat DKI Jakarta saat ini sedang mengalami keterbatasan jumlah vaksin Covid-19. Misalnya seperti stok vaksin Pfizer yang kini tinggal sekitar 5.172 dosis di seluruh Jakarta.
Oleh karenanya, dengan stok vaksin yang tersisa Ngabila meminta masyarakat segera menghabiskannya dengan datang ke sentra vaksinasi terdekat seperti puskesmas karena pemberian vaksin sampai saat ini masih tidak dipungut biaya apapun.
“Sebaiknya masyarakat berpikir untuk mencegah sakit dengan lebih disiplin dalam mendapatkan vaksinasi, bermasker terutama jika sedang sakit, bertemu dengan orang sakit, atau berada di transportasi publik,” katanya.
Lebih lanjut Ngabila memastikan pihaknya akan memantau perkembangan pandemi Covid-19 di Jakarta dalam dua sampai empat pekan ke depan dengan ketat, agar penanganan pandemi khususnya di wilayah DKI Jakarta tetap bisa dikendalikan.
“Masyarakat jangan panik karena walau ada kenaikan kasus, kondisi di Jakarta sangat terkendali karena tidak disertai kenaikan angka perawatan di rumah sakit dan kematian,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.