Minta THR, BNN Tasikmalaya Justru Terima Kiriman Pisang dan Uang Mainan

Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih Kamis, 13 April 2023 17:57 WIB
Minta THR, BNN Tasikmalaya Justru Terima Kiriman Pisang dan Uang Mainan

Surat Edaran dari BNN Kota Tasikmalaya meminta THR kepada PO Bus Budiman/Twitter

Harianojogja.com, JAKARTA—Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya mendapat kritikan tajam setelah viralnya surat permintaan THR oleh mereka.

Diketahui, BNN Kota Tasikmalaya sempat mengirimkan surat permintaan THR kepada PO Bus Budiman pada Senin (10/4/2023).

Surat bertuliskan "Ajakan Partisipasi dan Apresiasi" tersebut tersirat adanya permintaan PO Bus Budiman untuk memberikan THR atau paket lebaran.

"Kami segenap keluarga besar Badan Narkotika Nasional Kota Tasikmalaya Mohon Partisipasi dan Apresiasi Bapak/Ibu/Saudara untuk membantu berupa THR maupun Paket Lebaran untuk 28 (dua puluh delapan) anggota di lingkungan BNN Kota Tasikmalaya," tulis BNN dalam surat tersebut.

BACA JUGA: Tak Dapat THR? Ini Cara Melapor ke Posko THR

Menjadi viral, kantor BNN Kota Tasikmalaya yang berada di Jalan Dewi Sartika mendapat kiriman setandan pisang dan uang mainan sejumlah Rp1 juta pada Rabu (12/4/2023).

Kiriman tersebut dilakukan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Tasikmalaya, sebagai bentuk kritikan dan protes.

Di sisi lain, Kepala BNN Kota Tasikmalaya Iwan Kurniawan Hasyim membenarkan adanya surat tersebut.

Dia meminta maaf telah mengeluarkan surat edaran tersebut dan mengklarifikasi bahwa tindakan itu adalah kelalaian pihak BNN. Menurutnya, surat tersebut telah dicabut dan tidak jadi dikirimkan.

"Suatu kesalahan ya dari kami, saya, [permintaan THR melalui surat] itu seharusnya tidak boleh terjadi. Hanya untuk anggota kan tadinya. Tetapi itu sudah saya tarik, dicabut," ujar Iwan pada Rabu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online