Satgas PKH Setor Rp13,2 Triliun ke Kemenkeu, Ini Rinciannya
Satgas PKH menyerahkan Rp13,2 triliun hasil penindakan tahap ke-8 ke Kemenkeu. Penyerahan disaksikan Presiden Prabowo Subianto.
Ilustrasi kendaraan listrik. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi China yang terkenal dengan ponsel dan elektronik lainnya, Xiaomi, tengah mengembangkan mobil listrik jenis yang akan diproduksi massal pada 2024.
Dilansir dari Gizmochina pada Selasa (14/2/2023), tim penelitian dan pengembangan mobil Xiaomi telah berkembang menjadi lebih dari 2.300 anggota hingga saat ini untuk mengejar debut produksi massal resminya pada kuartal I/2024.
CEO Xiaomi Lei Jun menekankan berkendara secara otonom atau self driving adalah aspek penting dari langkah Xiaomi dalam industri otomotif. Oleh sebab itu, lebih dari 140 kendaraan dijadwalkan akan menjalani pengujian pada tahap pertama untuk sistem berkendara otonom tersebut.
BACA JUGA : Xiaomi Dikabarkan Sedang Kembangkan Mobil Listrik
Dalam hal profitabilitas, Lei Jun menyatakan Xiaomi memprioritaskan keuntungannya pada perangkat lunak. Hal ini mirip dengan meraup keuntungan ketika memasarkan ponsel pintar mereka.
Ke depan, mobil buatan Xiaomi ini akan menghadirkan teknologi canggih yang dapat mengintegrasikan berbagai layanan, serta purna jual.
Xiaomi sendiri telah mendirikan fasilitas mobilnya sendiri di Yizhuang Beijing, yang menampung kantor pusat penjualan dan R&D. Mereka berencana untuk membangun pabrik dengan kapasitas produksi tahunan sebanyak 300.000 unit. Xiaomi juga telah menggelontorkan investasi sebanyak US$10 miliar atau setara dengan Rp151 triliun untuk pengembangan mobil listrik baru selama 10 tahun.
Sebelumnya, tampilan mobil listrik Xiaomi sempat bocor ke publik pada akhir Januari 2023. Desain sedan ini cukup gagah dengan lekukan mobil aerodinamis, yang ditambah ventilasi belakang fender depan dan belakang sporty.
Adapun, publik menilai mobil listrik milik perusahaan teknologi China itu tampak meminjam beberapa elemen dari desain mobil sport yang sudah meluncur sebelumnya. Di depan, lampu depan dan bentuk bumper keseluruhan sangat mirip McLaren dan bagian belakang berjenjang dengan palang lampu belakang lebar penuh nampak seperti Aston Martin DBS.
BACA JUGA : Sudah Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi Xiaomi Redmi 10 5G
Bahkan, rodanya sekilas mirip dengan Lamborghini Huracan Evo. Kemudian, sensor Lidar yang dipasang di atap dan gagang pintu flush menegaskan bahwa mobil ini penuh teknologi masa depan yang diprediksi akan mencapai sistem mengemudi otonom.
Namun, Xiaomi masih belum menjelaskan spesifikasi untuk mobil listriknya, akan tetapi menurut laporan media lokal China, mobil itu akan menggunakan baterai yang dipasok oleh CATL dan BYD, sementara motor listriknya akan dibuat sendiri oleh Xiaomi.
Mobil ini juga sangat mungkin akan bersaing dengan mobil seperti Sony dan sedan Afeela Honda atau kendaraan listrik lain yang dikembangkan sebagian oleh perusahaan teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Satgas PKH menyerahkan Rp13,2 triliun hasil penindakan tahap ke-8 ke Kemenkeu. Penyerahan disaksikan Presiden Prabowo Subianto.
Kabupaten Magelang mengukuhkan 20 dewan hakim untuk menilai 443 peserta MTQ, MQK, dan Festival Rebana 2026.
Bamsoet menegaskan hasil Pilpres 2024 tetap sah setelah putusan MK terkait Gibran. Ia meminta putusan dan proses selanjutnya dihormati.
Sebanyak 29.493 siswa di 90 sekolah Kulonprogo mengikuti Pemilos serentak berbasis E-Voting sebagai pendidikan demokrasi dan politik awal.
Thomas Sugiarto Oentoro resmi menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia. Simak profil, perjalanan karier, pendidikan, dan susunan direksi terbaru.
Pemain timnas Laos Soukphachan Lueanthala ditangkap terkait dugaan penyuapan, perjudian ilegal, dan manipulasi laga Piala AFF 2026.