Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Batik lukis wajah Akhyar Muzaki asal Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul / Harian Jogja-Jumali\r\n
Harianjogja.com, BANTUL — Inovasi dilakukan oleh salah satu perajin batik asal Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Akhyar Muzaki.
Pria berusia 34 tahun ini membuat batik lukis wajah secara manual. Adapun pemasaran dari karya Akhyar tidak hanya untuk domestik tapi juga merambah ke pasar Singapura dan Korea.
BACA JUGA: Datangi Kampung Batik Giriloyo, Delegasi ATF Disuguhi Sayur Lodeh
Pemilik batik Sidomukti tersebut mengungkapkan awal mula membuat batik lukis wajah. Pada 2005 lalu, Akhyar awalnya hendak merantau. Namun, keinginannya tersebut akhirnya dibatalkan. Sebab, tiba-tiba muncul keinginan untuk meneruskan usaha batik tulis keluarga.
"Baru pada 2013 saya fokus ke batik lukis wajah. Karena tidak mudah dijiplak dan memiliki kerumitan," katanya, Selasa (7/2/2023).
Diakui Akhyar, di awal fokus membuat batik lukis wajah, dirinya cukup kesulitan. Utamanya dalam penentuan pola batik. Sebab, butuh waktu yang cukup lama. "Kalau dulu butuh waktu 2 sampai 3 tahun, sekarang hanya butuh beberapa pekan saja," jelasnya.
Terkait dengan produksi batik lukis wajah, Akhyar yang kini dibantu lima pekerja memilih menggunakan pewarna ramah lingkungan dan dalam sebulan hanya memproduksi sebanyak 30 batik. "Sebab, kami masih mengandalkan cuaca. Jika hujan, maka produksi kami akan terganggu," paparnya.
Akhyar mengungkapkan, saat ini batik lukis wajah produksinya saat ini dibanderol mulai dari Rp750.000 hingga Rp2 juta. "Tapi bisa saja harganya semakin tinggi, tergantung kesulitan, motif dan bahannya," ungkapnya.
Untuk pemasaran, Akhyar memilih lebih memilih memasarkan batik lukisnya dengan jalan offline. Keterbatasan sinyal internet menjadi pertimbangan utama dirinya memasarkan batik lukis secara langsung dan mulut ke mulut. Meski demikian, pemasaran batik lukis Akhyar tidak hanya menembus pasar domestik tapi juga luar negeri.
"Kalau dari luar negeri belum banyak hanya pernah ada dari kolektor Singapura dan Korea," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.