Densus 88 Tangkap Enam Orang Terkait Bom Polsek Astanaanyar

Newswire
Newswire Rabu, 21 Desember 2022 16:57 WIB
Densus 88 Tangkap Enam Orang Terkait Bom Polsek Astanaanyar

Polisi menutup akses ruas Jalan Astanaanyar, Rabu (7/12/2022) pagi./JIBI

Harianjogja.com, BANDUNG — Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap enam tersangka tindak pidana terorisme di Jawa Barat terkait dengan aksi bom di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan enam tersangka itu diamankan pascakejadian bom. Keenam tersangka berinisial YS, SH, AS, DP, TJD, dan AM.

"Ada enam tersangka yang diamankan, dari enam tersangka itu tiga tersangka sudah ditahan, dan tiga lainnya masih diperiksa," kata Ahmad di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (21/12/2022).

Menurut dia, keenam tersangka itu masuk dalam jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Mereka diduga memiliki peran mengetahui rencana aksi atau pembuatan bom oleh Agus Sujatno alias Abu Muslim selaku pelaku bom bunuh diri.

BACA JUGA: Polri Pastikan Akan Berada di Luar Stadion Saat Pengamanan Piala AFF

Selain itu, katanya, ada satu tersangka lain yang diamankan di Jawa Tengah terkait bom Astanaanyar. Satu tersangka itu berinisial RSM yang termasuk kelompok JAD.

Dia mengatakan kronologi peristiwa bom bunuh diri itu terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12) pukul 08.14 WIB.

Saat itu pelaku Agus Sujatno menerobos barisan anggota polisi yang tengah apel di halaman Polsek Astanaanyar kemudian meledakkan bom. 

Dari kejadian itu, paparnya, ada 12 orang menjadi korban di antaranya satu orang korban meninggal dunia, kemudian 11 orang mengalami luka-luka. "Untuk korban meninggal dunia anggota kepolisian berpangkat Aipda dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aiptu Anumerta," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online