Harga Minyak Melejit, Pemerintah Siapkan Opsi WFH dan Hemat Rp80 T
Pemerintah kaji WFH dan efisiensi anggaran Rp80 triliun akibat konflik Timur Tengah. Kemenkeu siapkan mitigasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY memberikan keteranagan usai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (6/5/2021)./JIBI-Bisnis.com-Nyoman Ary Wahyudi
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Demokrat cukup percara diri Agus Harimurti Yudhoyono akan cocok mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan AHY punya kedekatan khusus dengan Anies. Dia mengklaim AHY dan Anies selalu cocok saat mengobrol. Herzaky mengibaratkan AHY dan Anies sebagai dua petarung yang saling melengkapi.
"Sangat dekat [AHY dengan Anies]. Komunikasi sering, diskusi. Jadi kalau misalnya, kami melihat Mas AHY dan Mas Anies bertemu, kalau berdialog, atau berdiskusi itu seru. Kayak dua pendekar di tingkat tertinggi lagi jejal pukulan, tapi saling mengisi satu sama lain," ujar Herzaky kepada awak media di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Dia mengungkapkan, kedekatan kedua tokoh tersebut sudah terbentuk sejak AHY masih berada di militer. Herzaky mengatakan, saat itu AHY dan Anies sering mengisi talkshow yang sama.
Herzaky mengakui AHY dan Anies memang punya beberapa perbedaan pandangan. Meski begitu, klaimnya, hal tersebut yang buat mereka saling melengkapi.
"Misalnya beda pandangan, beda cara, tapi tetap bersahabat dan tentunya buat kebaikan juga," jelasnya.
Dia menambahkan, para kader Demokrat memang menginginkan AHY maju di ajang Pilpres 2024. Meski begitu, menurutnya, bahwa para kader tak masalah jika AHY jadi calon presiden (capres) ataupun wakil presiden (cawapres).
Sebelumnya, Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies menjadi capres usungan partai untuk Pilpres 2024 pada Senin (3/10/2022).
Dalam deklarasi tersebut, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga mengungkapkan bahwa dirinya memberikan wewenang kepada Anies untuk memilih cawapresnya.
BACA JUGA: Ini Kriteria Calon Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024
Anies pun merasa terhormat dengan kepercayaan tersebut. Dia mengaku sudah terlebih dahulu diberitahukan bahwa dirinya berhak menentukan pasangannya sendiri.
Dalam memilih cawapresnya, Anies mengklaim tak akan memilih golongan tertentu. Menurutnya, pasangannya nanti harus siap mementingkan kepentingan bangsa daripada kepentingan lain.
"Intinya adalah semua putra bangsa. Semua yang siap untuk berjalan bersama, meninggikan kepentingan Republik di atas kepentingan yang lain, itu yang akan leluasa untuk kita berjalan bersama," ungkap Anies saat menjumpai awak media di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah kaji WFH dan efisiensi anggaran Rp80 triliun akibat konflik Timur Tengah. Kemenkeu siapkan mitigasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.