Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
"Parade Monolog Teater ADA" - Ist
Hari Teater Dunia diperingati setiap tanggal 27 maret. Perayaan tahun ini cukup meriah karena para generasi muda mulai berlomba-lomba menampilkan karya mereka.
Setelah kurang lebih dua tahun dunia teater di Indonesia redup karena pandemi, tahun ini, banyak pegiat teater baik dari kalangan mahasiswa atau umum menyajikan karyanya untuk merayakan hari raya teater se-dunia. Entah itu mengadakan pentas, musikalisasi puisi, dan sejenisnya. Para pelaku seni tersebut juga turut mempromosikan komunitas teaternya baik dalam lingkup mahasiswa atau umum.
Salah satunya adalah Teater ADA (Abayo Drama Asociation) dari Universitas Teknologi Yogyakarta. Teater kampus ini mengadakan pentas untuk memperingati Hari Teater Dunia bertajuk “Parade Monolog Teater ADA”. Diperankan oleh 3 aktor fenomenal dari Teater ADA, dan 3 naskah dari penulis yang terkenal di dunia teater.
Parade monolog adalah sebuah pementasan di mana naskah-naskah monolog dipentaskan secara beruntun. Jika biasanya parade berbentuk seperti festival yang memenuhi jalan raya, Teater ADA mengemas hal tersebut dengan pementasan naskah monolog. Pementasan yang ditayangkan secara daring ini juga merupakan sebuah bentuk pencegahan bertambahnya kasus covid-19 di Indonesia.
Naskah yang pertama berjudul “Kasir Kita” karya Arifin C. Noer, yang disutradarai oleh Megy M.R. Uniknya peran yang harusnya diperankan laki-laki, dalam pementasan kali ini diperankan oleh seorang perempuan yaitu Indah Puspita Dewi.
Naskah yang kedua yaitu bertema kemerdekaan, tentang seorang anak yang bertanya, “Apakah Kita Sudah Merdeka?” karya Putu Wijaya, yang disutradarai oleh Megy M. R. dan diperankan oleh Shofa Nurrofiqoh.
Karya Putu Wijaya yang bejudul “Putri Ibu” juga turut dipentaskan dalam parade kali ini, disutradarai oleh Nobel Refo S. dan diperankan oleh Khilda Assyafa Nabila.
Parade Monolog ini dapat ditonton di kanal YouTube Teater ADA. Semoga pementasan kami dapat menghibur teman-teman semua. Dan kami harap, dunia teater di Indonesia kembali bangkit dan bersinar seperti sedia kala. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.