Polisi Kejar Aset Tersangka Investasi Bodong Banyumas, Kerugian Rp25 M
Polresta Banyumas memburu aset tersangka investasi bodong melalui penyidikan TPPU untuk memulihkan kerugian korban yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
Para desainer berfoto bersama dalam perhelatan Seni Kriya 2021. /ist
Harianjogja.com, JOGJA--Platform jualan online memudahkan para perancang busana untuk memasarkan karyanya kepada masyarakat luas. Selain itu, generasi milenial saat ini lebih banyak mengakses secara online berbagai karya desain terbaru yang menarik atau jadi tren di tengah masyarakat.
Perancang Busana Fitriani Kuroda mengakui pemasaran online sangat efektif untuk memperkenalkan busana kepada masyarakat. Selain itu konsumen bisa langsung melihat desain yang ditawarkan.
“Online lebih efektif sekali, apalagi anak muda sekarang sudah inginnya mobile bisa mengakses cepat menikmati semua desain dan baju itu semua sudah, tokopedia, shoppe, zalora penjualan online sangat baik,” katanya dalam peragaan busana Aira Fashion on The Spot 2021.
Offline juga dibutuhkan oleh para desainer karena ingin berinteraksi secara langsung menunjukkan karyanya kepada masyarakat luas. Akan tetapi untuk pemasaran diakuinya memang lebih mudah dan cepat secara online.
“Maka kami juga membuat dan tergabung di e-commerce itu untuk jualan online karena lebih cepat, bagaimana kami berkolaborasi agar bisa diakses dengan cepat karya kami, dibantu dengan foto yang menarik,”ujarnya.
Perancang Busana asal Jogja Ryani Utami menyatakan akibat pandemi Covid-19 membuat semua sektor terpuruk termasuk sektor karya busana yang tidak ada event offline sama sekali. Sehingga online cukup efektif untuk pemasaran. Ia terinspirasi lagu bertajuk Imagine karya John Lenon kemudian diangkat menjadi sebuah karya dengan material jumputan, tenu NTT, tenun baudy dan lurik.
“Kita terpuruk sekitar dua tahun, maka harus terus mencari inspirasi dan bangkit untuk melakukan yang yang lebih baik,” ungkapnya.
Dalam perhelatan di Seni Kriya 2021 itu ditampilkan 11 perancang busana, antara lain Fitriani Kuroda, Ferry Setiawan (Semarang). Kemudian dari Jogja ada Adewani Lubis, Dadang Koesdarto, Yovie Asdi, Rok Lukis Yose Art by Ani Seto, Ryani Utami, Brahm Italia dan Sugeng Waskito. Selain itu Rani Prasojo (Klaten) dan Uzy Fauziah dari Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Banyumas memburu aset tersangka investasi bodong melalui penyidikan TPPU untuk memulihkan kerugian korban yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
SPMB SD Kulonprogo resmi dibuka. SDN Brosot menerima 41 pendaftar di hari pertama, sementara SDN 1 Lendah baru mendapat tiga calon siswa.
Bank Indonesia mencatat modal asing senilai 9 miliar dolar AS masuk ke SBN dan SRBI hingga 26 Juni 2026, didorong kenaikan BI-Rate dan stabilitas pasar.
El Nino 2026 diprediksi terjadi Juli-Oktober. Mendagri Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla.
Kemenkeu memperpanjang penempatan dana Rp281 triliun di Himbara hingga akhir 2026 dan menyiapkan dana siaga Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas bank.
Bayi perempuan ditemukan di kebun jagung Klaten dalam kondisi memprihatinkan. Polisi menyelidiki dugaan pembuangan bayi, sementara korban dirawat intensif.