Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Warga menunggu dalam barisan untuk tes Covid-19 di lokasi tes yang sementara dibangun di sebuah stasiun kereta di Seoul, Korea Selatan, Rabu (7/7/2021)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA -Kasus Covid-19 kini tengah meledak di Korea Selatan dengan rekor laporan kasus baru.
Korea Selatan (Korsel) melaporkan rekor harian baru 5.123 kasus tambahan Covid-19 saat negara itu berjuang untuk menahan peningkatan tajam jumlah pasien bergejala parah dan mencegah penyebaran varian Omicron.
Hal itu disampaikan oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) pada Rabu (1/12/2021).
Pemerintah Korea Selatan pada Senin (29/11/2021) membatalkan rencana untuk lebih melonggarkan pembatasan Covid-19 karena tekanan pada sistem layanan kesehatan negara itu akibat meningkatnya pasien rawat inap dan kematian akibat Covid-19 serta ancaman yang ditimbulkan oleh varian baru Omicron.
Rumah-rumah sakit di Korsel mencatat rekor perawatan sebanyak 723 pasien Covid-19 dengan kondisi parah yang membutuhkan perawatan intensif di ICU, sementara pihak berwenang bergegas untuk menyediakan lebih banyak ruang ICU.
Kasus-kasus Covid-19 dengan gejala parah telah mengalami peningkatan tajam dibandingkan dengan pada awal November yang hanya di bawah 400 pasien.
Lebih dari 84 persen pasien Covid-19 yang sakit parah berusia 60 tahun ke atas. Para ahli telah menemukan berkurangnya tingkat antibodi yang diberikan dari vaksin dan mendesak warga lansia untuk mendapatkan suntikan vaksin penguat (booster).
Pihak berwenang akan memobilisasi struktur administrasi untuk mengamankan persediaan tempat-tempat tidur rumah sakit, setidaknya 1.300 tempat tidur tambahan pada pertengahan Desember, kata Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Korsel Jeon Hae-cheol pada pertemuan tanggapan Covid-19.
Dia juga menyerukan langkah-langkah pencegahan penyebaran Virus Corona yang lebih ketat untuk menghadang penyebaran varian Omicron, setelah kasus Covid-19 yang diduga varian Omicron masuk ke negara itu dari Nigeria.
Sejauh ini, Korea Selatan belum melaporkan kasus varian Omicron yang dikonfirmasi.
Kasus tambahan Covid-19 pada Selasa (30/11/2021) membuat jumlah infeksi Virus Corona di negara itu menjadi 452.350 kasus, dengan 3.658 kematian akibat Covid-19.
BACA JUGA: Perusahaan BUMN Ini Buka Lowongan Pekerjaan, Cek Syarat Pendaftaran
Meskipun tingkat rawat inap meningkat, angka kematian tetap relatif rendah yaitu 0,81 persen, menurut data KDCA.
Korea Selatan telah memvaksinasi penuh hampir 80 persen dari total 52 juta penduduknya, sementara pemberian suntikan vaksin penguat (booster) untuk orang dewasa berusia 18 hingga 49 tahun baru akan dimulai pada Sabtu ini (4/12/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.