Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Selebritas Raffi Ahmad dan Presiden Joko Widodo /JIBI/Bisnis-Nancy Junita @raffinagita1717
Harianjogja.com, JAKARTA-Klub Liga 2 Indonesia RANS Cilegon FC mulai membangun stadion sepak bola di lahan seluas 2,3 hektare di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta.
Dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (22/11/2021), pemilik RANS Cilegon FC Raffi Ahmad dan Rudy Salim menyebut stadion tersebut rencananya akan dibuka pada Juni 2022.
"Ini bentuk keseriusan kami berdua untuk membangun sarana olahraga buat RANS Cilegon FC dan RANS PIK Basketball," ujar Raffi.
Menurut pesohor berusia berusia 34 tahun itu, selain kegiatan sepak bola, komplek stadion tersebut juga dapat difungsikan untuk olahraga elektronik (e-sports) dan konser musik.
Baca juga: Adaptasi dan Inovasi Prambanan Jazz Festival Virtual 2021
"Konsepnya, \'fun\' tapi sehat, \'outdoor\' juga ada. Saat pandemi begini, kan, lebih pengin ke outdoor ya," kata Raffi.
Sementara Rudy Salim menyebut stadion tersebut nantinya akan berstandar FIFA. Pembangunannya pun akan mengikuti prosedur yang diakui dunia.
"Akan ada penanganan khusus dalam pembuatan lapangan, seperti pada rumputnya. Kami akan membuat lapangan sepak bola dengan standar dari FIFA," ungkap Rudy Salim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.