24 Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Boyolali
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Logo Pemkot Jogja (Harian Jogja)
Harianjogja.com, SOLO--Pemerintah Kota Jogja, DIY, dan Solo, Jawa Tengah, bersepakat mengembangkan kawasan aglomerasi yang ada di masing-masing daerah.
"Ini kesepakatan, bukan pemahaman. Intinya, Pemerintah Jogja bersepakat dengan Pemkot Solo untuk mengembangkan kawasan berbasis pariwisata, ekonomi, dan sport (olahraga). Sama-sama sebagai kota pariwisata," kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti usai menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama bidang pariwisata di Bale Tawangarum Kompleks Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/11/2021).
Ia mengatakan kesepakatan tersebut tidak hanya berhenti pada perjanjian kerja sama tetapi juga akan ditindaklanjuti dengan program konkret dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
"Ada Jogja Solo Great Sale, Marathon Jogja Solo, e-sport kami kembangkan," katanya.
Menurut dia, kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan sebelumnya.
BACA JUGA: Sultan: Klaster Takziah Sedayu Membuat DIY Jadi Penyumbang Kasus Covid Tertinggi Nasional
"Pak Gibran (Wali Kota Surakarta) ngendiko kalau kesepakatan saja susah. Makanya, kami tindak lanjuti antarpemerintah melalui OPD, supaya segera mem-follow kesepakatan," katanya.
Ia menargetkan pada November-Desember ini sudah ada tindak lanjut dari kerja sama tersebut. Selain itu, tidak menutup kemungkinan kerja sama tersebut juga akan dilakukan di daerah-daerah lain di kawasan Soloraya.
"Anchor-nya (jangkar) itu Solo, jadi kita mulai dengan Solo. Ini sama dengan Jogja yang jadi anchor-nya empat kabupaten di sekelilingnya. Jadi kita mulai Jogja-Solo dulu," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berharap terjadi sinergi dan sinkronisasi kalender kegiatan antara Yogyakarta dan Solo
"Kami nggak ingin event kami saling overlapping (tumpang tindih), itu kan imbasnya ke dua kota sekaligus. Kami ingin imbasnya beriringan. Kami ingin kebaikan warga Solo dan Jogja sekaligus untuk men-trigger pertumbuhan ekonomi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 24 truk operasional Koperasi Desa Merah Putih tiba di Boyolali dan mulai dibagikan kepada pengurus KDMP.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Penolakan kereta gantung Rinjani dinilai tepat. DPRD NTB soroti dampak ekonomi, lingkungan, dan ancaman bagi porter lokal.
Tragedi kapal PMI ilegal di Malaysia tewaskan 7 WNI. DPR desak bongkar mafia pengiriman tenaga kerja ilegal hingga ke akar.
DPR minta pemerintah lindungi industri rokok dari tekanan regulasi dan rokok ilegal. Sektor ini serap jutaan tenaga kerja dan sumbang besar ke negara.
Tempe Pondoh Sleman resmi dilindungi hukum. Pernah ada upaya klaim dari luar, Pemkab kini bergerak cepat amankan warisan budaya.