BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Jateng hingga Akhir Mei
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Orang tua murid mengawasi anaknya pada hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri 08 Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/7/2018). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2018-2019 dimulai secara serentak di Indonesia pada Senin 16 Juli./ANTARA-Yulius Satria Wijaya
Harianjogja.com, SOLO - Biaya masuk SD swasta di Kota Solo, Jawa Tengah, tercatat capai puluhan juta rupiah.
Informasi itu disampaikan oleh salah satu wali murid bernama Puji Astuti.
Puji mengatakan, telah mendaftarkan anaknya di salah satu sekolah swasta favorit di Banjarsari, Solo. Ia mendaftarkan anak keduanya di sekolah tersebut lantaran anak sulungnya juga bersekolah di situ.
“Biaya pendaftarannya Rp300.000. Tapi total biaya masuk yang harus kami keluarkan ketika anak saya dinyatakan diterima kelak sekitar Rp14,9 juta. Saya daftar kemarin mumpung masih gelombang istimewa,” terangnya dilansir dari Solopos.com, Minggu (3/10/2021).
Puji merinci biaya Rp14,9 juta itu terdiri biaya uang gedung Rp11,8 juta, uang seragam Rp850.000, SPP Rp800.000, buku-buku Rp800.000. Kemudian registrasi program khusus Rp150.000 serta wakaf pendidikan minimal Rp500.000.
Ia mengaku sengaja mendaftarkan anak keduanya lebih awal di SD tersebut agar menghemat biaya.
Sebab bila tak kunjung mendaftarkan anaknya, biaya yang harus dikeluarkan semakin besar.
“Saya daftar di hari terakhir gelombang istimewa,” sambungnya.
Ibu-ibu asal Solo itu mengatakan, bila tak mendaftarkan anaknya pada gelombang istimewa, biaya masuk sekolah swasta yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp21,2 juta.
“Biaya total yang masuk dari gelombang reguler sampai Rp21,2 juta. Selisih biayanya lumayan itu,” katanya.
Menanggapi tingginya biaya masuk SD swasta di Solo itu, Anggota Komisi IV DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro menilai hal yang wajar.
Pasalnya, semua pembiayaan sekolah swasta seperti honor guru dan lainnya mengandalkan pemasukan dari orang tua siswa atau wali murid.
“Dari sisi waktu belajar juga lebih panjang. Karena lebih panjang, otomatis banyak tambahan pelajaran yang menjadi ciri khas sekolah swasta. Ini lah yang menjadikan salah satu item biaya sekolahnya mahal, ada pembelajaran life skill,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.