Anggrek Mikro Batang Toru Jadi Penanda Kondisi Ekologis Hutan
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Sejumlah peserta mengikuti pelaksanaan UTBK hari pertama di UGM, Senin (12/4/2021)-Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak 83 sekolah di DIY masuk dalam 1.000 sekolah yang memiliki nilai terbaik pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2021, berdasarkan hasil pengumuman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
“Bahwa ini merupakan posisi atau urutan dan bukan soal SMA terbaik atau tidak terbaik. Apa yang kami sampaikan di sini adalah SMA dengan nilai UTBK tertinggi,” ujar Kepala LTMPT, Prof Mohammad Nasih dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (1/10/2021).
Dia menambahkan baik atau tidaknya suatu sekolah, tidak hanya diukur dengan baik tidaknya nilai UTBK. Oleh karena itu, pihaknya tidak berani menyampaikan bahwa hal itu pemeringkatan SMA terbaik.
Baca juga: Bermodus Ekspor Biji Vanila, Pria Di Sleman Tipu Korban Rp747 Juta
Kriteria pemeringkatan tersebut yakni jumlah sekolah peserta UTBK sebanyak 23.110 sekolah. Sekolah yang diikutkan dalam pengukuran afalah sekolah dengan jumlah peserta yang mengikuti UTBK 2021 sebanyak lebih dari 40 orang dan jumlah sekolah yang memenuhi kriteria sebanyak 4.432 sekolah.
Untuk metode pengukuran yakni nilai total dihitung berdasarkan 50 persen nilai UTBK 2021 dan 50 persen nilai UTBK 2020. Nilai UTBK yang diukur berdasarkan 60 persen Tes Potensi Skolastik (TPS) dan 40 Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Nilai UTBK 2021 dihitung sesuai dengan kriteria pada 2021 dan diambil 1.000 sekolah dengan nilai total tertinggi.
Baca juga: Begini Curhat Pegawai KPK Ke-58 yang Dipecat Firli Bahuri
Provinsi yang memiliki sekolah terbanyak yang masuk top 1.000 adalah Jawa Tengah dengan 211 sekolah, Jawa Barat dengan 169 sekolah, Jawa Timur dengan 162 sekolah, DKI Jakarta dengan 132 sekolah, DIY dengan 83 sekolah, Banten dengan 49 sekolah, Sumatera Barat dengan 30 sekolah, Bali dengan 20 sekolah, dan Riau dengan 18 sekolah.
Untuk sebaran sekolah, lanjut dia, yang termasuk dalam top 1.000 adalah SMA sebanyak 870 sekolah, MA sebanyak 65 sekolah, SMK sebanyak 64 sekolah dan satu PKBM.
“Sebanyak 138 sekolah di antaranya merupakan sekolah pendatang baru,” tambah dia.
Dia menambahkan, pihaknya mengumumkan peringkat sekolah tersebut dengan tujuan pemetaan. Diharapkan pemerintah provinsi terus berbenah untuk memperbaiki mutu sekolah di daerahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
BGN mengakhiri moratorium aktivasi dapur dan mengaktifkan 480 SPPG. Total SPPG yang beroperasi kini mencapai 27.022 unit.
KWT Mekar Lestari Kulonprogo memanfaatkan pekarangan untuk pertanian, pangan, dan ekonomi warga hingga meraih penghargaan inovasi lahan terbatas.
Thailand vs Indonesia tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026. Anthony Hudson antusias menghadapi John Herdman di SUGBK Jakarta.
Remaja di Sragen ditembak airsoft gun hingga terluka. Pelaku kemudian dikeroyok dan dirawat di RSSP Sragen. Polisi masih menyelidiki.
Desil 1-5 masih berpeluang menerima bansos 2026. Simak cara cek desil dan status penerima bantuan melalui laman Kemensos.