2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz (Dokter Aziz) meninjau Wisata Vaksin" di Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng, Minggu (22/8/2021)./Ist-dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Upaya menarik minat masyarakat untuk vaksin Covid-19 dilakukan Pemerintah Kota Magelang dengan menggelar vaksinasi Covid-19 di objek wisata.
Vaksinasi bertajuk "Wisata Vaksin" ini dilaksanakan di Obyek Wisata Taman Kyai Langgeng, Minggu (22/8/2021). "Kita mencari pola bagaimana agar masyarakat tertarik divaksin. Seperti sekarang, kita adakan di Taman Kyai Langgeng dan kita jemput pakai minibus milik Pemkot Magelang," kata Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz (Dokter Aziz) di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, vaksinasi massal akan digelar sampai seluruh warga Kota Magelang tervaksin 100 persen. Saat ini, capaian vaksinasi sudah di angka lebih dari 40 persen.
Baca juga: 476 Nakes di Kulonprogo Sudah Disuntik Vaksin Moderna
"Kita sudah gelar (vaksinasi massal) pertama di sini (di Taman Kyai Langgeng). Sekarang ke-2, dan mungkin nanti ke-3 juga dilaksanakan di sini, sampai tercapai 100 persen warga Kota Magelang tervaksin," tambahnya.
Dokter Aziz menyebutkan setiap seminggu sekali Satgas Penanganan Covid-19 Kota Magelang mengevaluasi penanganan Covid-19, termasuk vaksinasi massal ini. Secara umum, katanya, data Covid-19 di wilayah ini sudah sesuai dengan data yang tercatat di Satgas Covid-19 tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Pusat.
"Rencana vaksinasi massal terus kita lakukan, seminggu sekali kita evaluasi," tegasnya.
Tidak dipungkiri, sampai saat ini pemahaman masyarakat tentang vaksin masih berbeda-beda. Hal ini menjadi kendala tersendiri dalam percepatan vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Mengaku Polisi, Warga Banguntapan Tipu Perempuan Ngaglik Senilai Rp240 Juta
Dokter Aziz juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang sudah ikut membantu mengedukasi masyarakat tentang vaksin, seperti Polres Magelang Kota dan Kodim 0705 Magelang. Dua instansi ini juga membantu Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam penyediaan vaksin di Kota Magelang.
"Terimakasih kepada Pak Kapolres, Kodim, yang sudah memberi edukasi, pemahaman masyarakat terkait vaksin yang bermanfaat memberikan kekebalan tubuh. Efek samping vaksin tidak berbahaya," jelas Dokter Aziz.
Sebagai informasi, vaksinasi Covid-19 massal kali ini menggunakan vaksin merk Sinovac dan Moderna. Untuk Moderna pihaknya menyediakan obat penurun demam (paracetamol) untuk penerima vaksin karena efek samping berbeda dengan Sinovac.
Pemkot Magelang juga sudah mulai menyuntikkan vaksin dosis ke-3 (booster) menggunakan vaksin Moderna bagi tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang yang menangani Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Toyota Hiace menabrak truk di Tol Pemalang KM 306. Dua penumpang mengalami kaki terjepit dan dievakuasi tim SAR.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.