Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Ini Penyebabnya
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Siswa kelas IX SMP Negeri 7 Solo berjalan dengan menjaga jarak aman saat pulang meninggalkan sekolah seusai mengikuti Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah, Rabu (24/3/2021). JIBI/Solopo-/Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JAKARTA –Pemerintah memastikan bantuan kuota Internet untuk pelajar akan segera cair dalam waktu dekat.
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berupaya memastikan pendidikan berkualitas dapat terlaksana di masa pandemi dengan melanjutkan kembali penyaluran bantuan kuota data internet bagi siswa, mahasiswa, guru, dan dosen terdampak.
Mulai September 2021, pemerintah akan melanjutkan proses distribusi tambahan bantuan kuota data internet senilai Rp2,3 triliun bagi 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen.
Bantuan kuota data internet akan kembali disalurkan pada 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021, dan berlaku selama 30 hari sejak diterima. Kuota tersebut bisa digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi untuk mendukung proses belajar mengajar.
Plt Kapusdatin Kemendikbudristek M Hasan Chabibie mengatakan bahwa dalam penyaluran bantuan kuota, pemerintah sangat mengedepankan kepresisian data.
Oleh karena itu, pemerintah menginstruksikan kepada setiap satuan pendidikan untuk memutakhirkan data calon penerima bantuan, khususnya untuk termin 2 (September - Desember 2021).
Berdasarkan data penerima pada termin sebelumnya, telah diperkirakan kisaran jumlah penerima bantuan. PAUD 1,5 juta penerima, SD - SMK 20,5 juta, dosen dan mahasiswa sebanyak 3,2 juta dan guru 1,5 juta penerima.
“Bantuan kuota akan bermanfaat maksimal dengan dukungan banyak hal. Di antaranya adalah kecakapan literasi pendidik untuk meningkatkan kualitas PJJ, koneksi internet yang memadai, dan dukungan sarana teknologi,” jelas Hasan, pada Dialog KPCPEN, Kamis (12/8/2021).
BACA JUGA: Pembatasan Rumah Ibadah di Gunungkidul Dilonggarkan
Terkait peningkatan literasi atau kecakapan digital guru yang belum maksimal, Hasan mengungkapkan beberapa ikhtiar pemerintah yang dapat dimanfaatkan para guru.
“Misalnya, para pendidik dapat mengakses situs ayoguruberbagi.kemdikbud.go.id untuk mendapatkan acuan dan inspirasi skenario pembelajaran daring. Dengan demikian, pemanfaatan bantuan kuota internet dapat lebih optimal,” ujarnya.
Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Baik Danang Hidayatullah dan Gubernur Kep. Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan bahwa guru selaku pendidik memang diharapkan untuk bersikap adaptif, selalu meningkatkan kemampuan diri mengikuti perkembangan zaman dengan pola pikir terbuka, khususnya dalam situasi yang menuntut perubahan seperti saat ini.
Untuk memaksimalkan kualitas internet yang belum merata di seluruh Indonesia, pemerintah telah meminta bantuan provider dalam hal penguatan kualitas layanan. Akselerasi dan penguatan sinyal juga dilakukan pemerintah, berdasarkan peta koneksi yang ada.
Sementara itu, bagi peserta didik, guru atau sekolah yang memiliki kendala sarana teknologi, pemerintah tengah menyiapkan program bantuan laptop kepada sekolah serta pengadaan perangkat penunjang materi PIK (Pengantar Instalasi Komputer).
Pemerintah juga mendorong kolaborasi masyarakat, serta alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai bagian solusi masalah tersebut.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Jateng Yuni Astuti mengatakan di Jawa Tengah dana BOS sebagian telah digunakan untuk pengadaan telepon genggam yang dipinjamkan kepada murid yang membutuhkan.
Beasiswa untuk peserta didik miskin yang diberikan kepada 10.000 anak sebesar Rp1 juta per tahun, juga diharapkan bisa membantu pengadaan sarana teknologi tersebut, di luar bantuan kuota dari pemerintah.
Dengan dukungan semua pihak, pemerintah berharap bantuan kuota dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Apple akan mengubah aturan ATT di iPhone dan iPad setelah regulator Jerman menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan aplikasi pihak ketiga.
Ibu hamil boleh naik pesawat, tetapi ada syarat dan risiko yang perlu diperhatikan. Simak waktu terbaik dan tips aman terbang saat hamil.
Foto terhapus permanen di HP Android atau iPhone masih bisa dipulihkan. Simak 5 cara mengembalikan foto hilang dengan mudah dan aman.
DeadSquad, Jasad, dan Death Vomit mengungkap masalah serius saat tur Eropa. Konser di Irlandia dan Inggris batal akibat dugaan kelalaian promotor.
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Selasa 18 Agustus 2026, turun Rp18.000. Cek harga jual dan buyback semua ukuran.