Hipmi Jatim Bantah Mayoritas BPD Tolak Munas di Lampung
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-Bantuan presiden (Banpres) produktif untuk usaha mikro tahun 2021 mencapai Rp 15,3 triliun. Jumlah tersebut akan dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil.
"Tahun 2021 yang akan dibagikan untuk banpres produktif ini adalah Rp15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemberian Banpres Produktif Usaha Mikro Tahun 2021 secara daring di Halaman Istana Merdeka, Jumat (30/7/2021).
Jokowi menuturkan, pemberian Banpres produktif kepada pelaku usaha mikro dan kecil dimulai hari ini di seluruh Indonesia. Sehingga ia berharap Banpres produktif tersebut dapat membantu mendorong perekonomian di Indonesia.
"Ada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di seluruh tanah air dan mulai dibagikan pada hari ini. Kita berharap ini bisa membantu mendorong ekonomi kita semuanya," kata Jokowi
Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta pelaku usaha kecil dan mikro untuk tetap bekerja lebih keras dan bertahan meski dalam situasi pandemi.
Baca juga: Percepat Vaksinasi, DIY Minta Tambahan Vaksin Covid-19 dari Pusat
Ia memahami omset penjualan menurun karena dampak pandemi. "Bapak ibu harus bekerja lebih keras lagi dalam situasi seperti ini bertahan dengan sekuat tenaga meskipun mungkin omsetnya turun sampai 75 persen. Turun sampai separuh ya tetap harus kita jalani, " kata dia.
Kepala Negara itu menyebut saat ini program vaksinasi masih terus berjalan untuk mencapai 70 persen.
Sehingga diharapkan dengan vaksinasi 70 persen, kekebalan komunal akan tercapai dan penularan Covid-19 bisa ditekan.
"Karena ini kita mesti berproses menuju pada vaksinasi 70 persen yang kita harapkan, nanti akhir tahun ini bisa kita selesaikan insyaAllah. Kalau sudah 70 persen paling tidak daya tular ular dari virus ini menjadi agak terhambat. Kalau sudah tercapai yang namanya kekebalan komunal atau herd immunity," tutur Jokowi.
Jokowi juga berpesan agar pelaku usaha kecil dan mikro tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Selamat bekerja keras dan kita semuanya berharap agar pandem ini segera selesai. Jangan lupa terus memakai masker, habis kegiatan cuci tangan, jangan berkerumun jaga jarak. Cara ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih meningkat lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai inspirasi olahan daging Iduladha dengan cita rasa akulturasi Jawa dan Belanda
Balai Besar TNBTS menutup seluruh wisata Gunung Bromo pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.