Dukung MBG, Susu Kambing Etawa Didorong Jadi Sumber Gizi Anak
Susu kambing etawa diusulkan masuk Program MBG untuk memperkuat pemenuhan gizi anak sekaligus mendukung kesejahteraan peternak lokal.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 13.668 orang pada Selasa (22/6/2021), sehingga total kasus menembus 2.018.113 orang.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan dari jumlah itu, ada tambahan 335 orang meninggal sehingga total menjadi 55.291 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 8.375 orang yang sembuh sehingga total menjadi 1.810.136 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara kasus aktif naik 4.958 menjadi 152.686 orang, dengan jumlah suspek mencapai 124.918 orang.
Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 130.630 spesimen dari 70.742 orang yang diperiksa hari ini.
Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 18.864.666 spesimen dari 12.604.134 orang.
Tercatat sudah 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota yang terinfeksi virus COVID-19.
Data kemarin, positif 2.004.445 orang, 147.728 orang kasus aktif, 1.801.761 orang sembuh, dan meninggal 54.956 jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Susu kambing etawa diusulkan masuk Program MBG untuk memperkuat pemenuhan gizi anak sekaligus mendukung kesejahteraan peternak lokal.
Afgan membuka konser Retrospektif di Jakarta untuk merayakan 18 tahun karier musiknya melalui konsep grand symphonic universe.
Basarnas memperluas area pencarian korban KM Nurul Salsa menjadi 448 mil laut persegi. Sebanyak 25 penumpang masih dalam pencarian.
Dosen UMY Aly Aulia menilai kasus dugaan pembakaran santri di Lombok menjadi momentum memperkuat sistem perlindungan anak di pesantren.
KPK menyebut tingginya biaya politik menjadi salah satu faktor risiko korupsi kepala daerah. Sebanyak 15 kepala daerah hasil Pilkada 2024 telah menjadi tersangk
Cak Imin meresmikan Sigap Bangsa, organisasi penanggulangan bencana bentukan PKB yang telah melatih 250 relawan tanggap bencana.