Perempuan 64 Tahun Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun Reruntuhan di Nepal
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.
Ilustrasi: Burung Indonesia dengan perkembangan populasinya./ANTARA-Humas Burung Indonesia
Harianjogja.com, MAKASSAR —Semakin banyak jenis burung di Indonesia yang dilaporkan terancam punah.
Lembaga yang fokus pada isu flora dan fauna, Burung Indonesia melansir bahwa terdapat 179 jenis burung di Indonesia yang terancam punah.
"Berdasarkan status keterancamannya, terdapat 179 jenis burung di Indonesia yang masuk ke dalam daftar jenis burung terancam punah secara global," kata Biodiversity Conservation Officer Burung Indonesia Achmad Ridha Junaid melalui keterangan persnya di Makassar, Rabu.
Menurut dia, selain ratusan jenis burung itu yang terancam punah, juga terdapat 31 jenis burung masuk dalam kategori kritis, satu langkah lagi menuju status kepunahan.
Sementara itu, 52 jenis dinyatakan genting (endangered/EN) dan 96 jenis rentang terhadap kepunahan (vulnerable/VU).
Kondisi ini menyiratkan tantangan konservasi bagi keanekaragaman jenis burung di Indonesia semakin meningkat.
Kendati upaya konservasi telah banyak dilakukan, lanjut Ridha, sebagian populasi jenis burung tetap mengalami kemerosotan populasi di alam.
Saat ini, selain deforestasi, perburuan dan penangkapan burung dari alam menjadi faktor utama penyebab penurunan populasi burung.
Dampaknya terlihat pada peningkatan status keterancaman pada sembilan jenis pada 2021. Beberapa jenis yang merasakan dampak nyatanya seperti perkici dada-merah (Trichoglossus forsteni), empuloh janggut (Alophoixus bres), empuloh pipi-kelabu (Alophoixus tephrogenys), cucak aceh (Pycnonotus snouckaerti), dan anis kembang (Geokichla interpres).
Empuloh janggut bahkan kini diperkirakan telah mengalami penurunan hingga 50 persen dari populasi asli di wilayah persebarannya di Pulau Jawa dan Bali (BirdLife International, 2020a; Eaton et al., 2015).
BACA JUGA: Jokowi Minta Anies Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi Agar Bergerak Positif
Kondisi ini sekaligus menyoroti pentingnya upaya yang lebih serius dalam mengurangi dampak perburuan maupun penangkapan burung dari alam.
Selain jenis-jenis yang mengalami peningkatan kategori keterancaman, ada pula jenis yang mengalami penurunan status keterancaman seperti kowak jepang (Gorsachius goisagi), kepudang-sungu kai (Edolisoma dispar), dan bangau sandang-lawe (Ciconia episcopus) kini diketahui memiliki wilayah persebaran yang relatif luas dengan kondisi populasi yang relatif stabil, sehingga mengalami penurunan kategori keterancaman (IUCN, 2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.
Gree meluncurkan empat produk AC baru untuk segmen hunian hingga komersial, termasuk AC inverter dan sistem VRF modular GMV9 FLEX.
PLN menegaskan rencana pengeboran PLTP Gunung Ungaran tidak berada di kawasan Candi Gedong Songo dan masih dalam tahap studi kelayakan
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Penerbangan terganggu erupsi Anak Krakatau, Persebaya memilih perjalanan darat dan laut dari Lampung ke Surabaya melalui Bakauheni-Merak.
Pemkab Kulonprogo mengusulkan pembangunan rumah sakit baru di wilayah utara yang ditargetkan beroperasi 2028 untuk melayani lima kapanewon.