Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Anggota DPR dari Fraksi NasDem yang juga menantu Wakil Presiden Ma\'ruf Amin, Muhammad Rapsel Ali./dpr.go.id
Harianjogja.com, JAKARTA - Kabar reshuffle kabinet Joko WIdodo-Ma\'ruf Amin masih menjadi perbincangan publik. Anggota DPR dari Fraksi NasDem yang juga menantu Wakil Presiden Ma\'ruf Amin, Muhammad Rapsel Ali, enggan berandai-andai ihwal isu dirinya menjadi kandidat menteri di kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Mengaku belum mengetahui kemungkinan dirinya menjadi menteri, Rapsel mengatakan tak ingin melampaui kewenangan Presiden.
Menurut dia, penunjukan menteri merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.
"Saya tidak ingin berandai-andai, itu wilayah Presiden selaku kepala pemerintahan," kata Rapsel, Selasa (27/4/2021) malam.
Baca juga: Usai Digeledah, Kawasan Bekas Markas FPI Digaris Polisi dan Dijaga
Rapsel sempat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Rabu (14/4/2021).
Dia sempat diajak berkeliling Istana oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Menurut Rapsel, dalam pertemuan itu, dia dan Jokowi berdialog membahas wawasan kebangsaan.
"Kami waktu jalan bersama berdialog membahas tentang wawasan kebangsaan saja yang tujuan poinnya agar Indonesia bisa semakin maju," katanya.
Sehari setelahnya atau pada Kamis, 15 April sore, suami dari putri Ma\'ruf, Siti Nur Azizah ini menghadap mertuanya. Namun, dia mengatakan tak bisa menjelaskan agenda pertemuan tersebut.
Baca juga: Pemprov DKI Bantah Oknum yang Loloskan WNI dari India Bukan Pegawainya
Nama menantu Rapsel Ali memang mencuat di tengah isu perombakan atau reshuffle kabinet belakangan ini.
Seorang pejabat pemerintah dan satu petinggi partai politik mengatakan Rapsel disebut-sebut menjadi kandidat Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo.
"Ada informasi begitu," kata satu dari dua sumber itu.
Namun, skenario ini disebut masih bisa berubah.
Presiden Jokowi dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet seiring dengan pembentukan nomenklatur Kementerian Investasi dan peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Riset dan Teknologi.
Hari ini, Presiden Jokowi disebut-sebut bakal mengukuhkan dua menteri, yakni Menteri Investasi dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sejumlah petinggi partai politik yang dihubungi menyebut, Presiden kemungkinan akan melakukan reshuffle besar-besaran seusai Lebaran Mei mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.