Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Ilustrasi mengemudi
Harianjogja.com, PURWAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta mengingatkan kepada para pengguna kendaraan bermotor untuk tetap berhati-hati saat berkendara selama bulan puasa.
Menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Keselamatan Dishub Kabupaten Purwakarta Bayu Permadi, banyak cara yang bisa dilakukan agar tetap aman saat berkendara di jalan raya pada waktu berpuasa. Salah satunya, dengan mengatur gaya mengemudi atau berkendaranya.
“Ketika puasa, kemampuan spasial (untuk melihat ke dalaman, jarak, kecepatan) akan menurun drastis. Kemudian, waktu reaksi akan menjadi lebih lambat,” ujar Bayu kepada Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Rabu (14/4/2021).
Dia menjelaskan, puasa sedikit mempengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung pada pengemudi. Kurangnya konsentrasi, menguap, sakit mata dan mengantuk membuat pengendara kerap hilang konsentrasi. Terparah, bisa tak menyadari rambu lalu lintas atau marka jalan yang ada di depannya.
Belum lagi, kata dia, secara psikologis orang yang sedang berpuasa juga cenderung kurang sabar dan mudah mengantuk karena waktu tidur berubah. Untuk itu, pihaknya menyarankan sebelum mengemudi, masyarakat bisa terlebih dahulu melakukan power nap (tidur sebentar).
“Kurang tidur di malam hari, akan sedikit mempengaruhi kemampuan fokus saat mengemudi. Kelelahan, juga akan mengurangi tingkat konsentrasi pengemudi dan meningkatkan waktu reaksinya. Maka, bisa dicoba dengan melakukan power nap sebelum berkendara,” jelas dia.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan jika merasa mengantuk saat mengemudi segera menepi dan beristirahat. Kemudian, baiknya mulai perjalanan lebih awal untuk menghindari ngebut dan lebih sopan dan sabar terhadap pengguna jalan lainnya.
“Hati-hati terhadap pengemudi lain yang kelelahan. Amati semua rambu lalu lintas dan peraturan, hindari manuver tiba-tiba, melihat dan dilihat,” tambah dia.
Bayu menambahkan, pihaknya juga berpesan pastikan semua kelengkapan kendaraan berfungsi baik, misalnya untuk lampu rem dan sein. Selain itu, bersihkan kaca mobil untuk menghilangkan debu menempel yang menghalangi pandangan. Terakhir, jika merasa lelah baiknya gunakan transportasi umum. (K60)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
- Kartu Identitas Anak (KIA) kini hadir dengan format pencetakan baru. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri
Media Vietnam The Thao 247 sebut Timnas Indonesia bakal turun dengan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026. Maarten Paes hingga Jay Idzes siap bergabung.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral