Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Ilustrasi mengemudi
Harianjogja.com, PURWAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purwakarta mengingatkan kepada para pengguna kendaraan bermotor untuk tetap berhati-hati saat berkendara selama bulan puasa.
Menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Keselamatan Dishub Kabupaten Purwakarta Bayu Permadi, banyak cara yang bisa dilakukan agar tetap aman saat berkendara di jalan raya pada waktu berpuasa. Salah satunya, dengan mengatur gaya mengemudi atau berkendaranya.
“Ketika puasa, kemampuan spasial (untuk melihat ke dalaman, jarak, kecepatan) akan menurun drastis. Kemudian, waktu reaksi akan menjadi lebih lambat,” ujar Bayu kepada Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Rabu (14/4/2021).
Dia menjelaskan, puasa sedikit mempengaruhi fungsi kognitif dan memiliki efek langsung pada pengemudi. Kurangnya konsentrasi, menguap, sakit mata dan mengantuk membuat pengendara kerap hilang konsentrasi. Terparah, bisa tak menyadari rambu lalu lintas atau marka jalan yang ada di depannya.
Belum lagi, kata dia, secara psikologis orang yang sedang berpuasa juga cenderung kurang sabar dan mudah mengantuk karena waktu tidur berubah. Untuk itu, pihaknya menyarankan sebelum mengemudi, masyarakat bisa terlebih dahulu melakukan power nap (tidur sebentar).
“Kurang tidur di malam hari, akan sedikit mempengaruhi kemampuan fokus saat mengemudi. Kelelahan, juga akan mengurangi tingkat konsentrasi pengemudi dan meningkatkan waktu reaksinya. Maka, bisa dicoba dengan melakukan power nap sebelum berkendara,” jelas dia.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan jika merasa mengantuk saat mengemudi segera menepi dan beristirahat. Kemudian, baiknya mulai perjalanan lebih awal untuk menghindari ngebut dan lebih sopan dan sabar terhadap pengguna jalan lainnya.
“Hati-hati terhadap pengemudi lain yang kelelahan. Amati semua rambu lalu lintas dan peraturan, hindari manuver tiba-tiba, melihat dan dilihat,” tambah dia.
Bayu menambahkan, pihaknya juga berpesan pastikan semua kelengkapan kendaraan berfungsi baik, misalnya untuk lampu rem dan sein. Selain itu, bersihkan kaca mobil untuk menghilangkan debu menempel yang menghalangi pandangan. Terakhir, jika merasa lelah baiknya gunakan transportasi umum. (K60)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.