85 Persen Populasi di Asia Tenggara Jadi Penonton YouTube
Angka penonton YouTube dilaporkan mencapai 85% populasi di Asia Tenggara atau setara dengan 290 juta jiwa pada 2024. YouTube juga mencatatkan diri sebagai tujua
Setelah masuk Tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk mendukung kemandirian vaksin dalam negeri, LIPI harus bekerja keras untuk mewujudkan vaksin tersebut. /LIPI
Harianjogja.com, JAKARTA – Ketersediaan vaksin menjadi hal yang vital saat ini. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga ekonomi.
Bagi pemulihan jangka pendek ekonomi Tanah Air, vaksin dinilai sangat diperlukan. Melihat urgensinya, kehadiran Vaksin Merah Putih pun disebut tidak bisa ditawar untuk memacu pemulihan ekonomi berlangsung cepat.
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani mengatakan Vaksin Merah Putih akan lebih berfungsi secara jangka panjang. Dengan demikian, selama masa pemulihan berlangsung Indonesia dinilai masih harus menggunakan vaksin impor.
"Kalau saya sih setuju saja pemerintah mempercepat pengembangan Vaksin Merah Putih. Namun, untuk jangka panjang. Sebab, sekarang persoalannya adalah apakah mau pemulihan berlangsung cepat atau tidak," ujarnya ketika dihubungi, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: Server Bermasalah, Belasan Siswa Harus Ikuti Ujian Susulan
Selama masa pemulihan ekonomi, sambungnya, dunia usaha Tanah Air masih akan bergantung terhadap ketersediaan vaksin dari produsen luar negeri. Vaksin Merah Putih nantinya akan berperan pada masa ekonomi sudah bisa dikelola dengan baik.
Perlu diketahui, dunia usaha menjadi sektor yang paling menanti-nanti terealisasinya Vaksin Merah Putih pada awal 2022. Vaksin buatan dalam negeri tersebut diyakini ampuh dalam memberikan sentimen positif bagi dunia usaha.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan efek positif Vaksin Merah Putih memperlebar kemungkinan kembali bergeraknya mobilitas masyarakat yang dinilai menjadi indikator utama yang dapat menggerakkan sektor riil.
Efeknya dinilai akan terasa sekali bagi sektor riil karena vaksin membuka peluang kembali bergeraknya mobilitas masyarakat yang akan berpengaruh langsung terhadap geliat dunia usaha.
Baca juga: Setelah Divaksin Masih Bisa Terpapar Covid-19? Begini Penjelasan Dinkes Sleman
Di samping itu, Vaksin Merah Putih juga dinilai penting bagi dunia usaha mengingat masih cukup rumitnya perebutan vaksin Covid-19 di kancah global di mana negara-negara besar masih mendapatkan porsi yang paling besar.
Dengan demikian, ketersediaan Vaksin Merah Putih akan sangat besar dampaknya bagi psikologi masyarakat untuk kembali beraktivitas sehingga pada akhirnya juga memberikan pengaruh positifnya bagi dunia usaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Angka penonton YouTube dilaporkan mencapai 85% populasi di Asia Tenggara atau setara dengan 290 juta jiwa pada 2024. YouTube juga mencatatkan diri sebagai tujua
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)