Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10)./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JAKARTA- Masyarakat Indonesia tahun ini berkesempatan mendaftar lowongan kerja untuk CPNS dan PPPK.
Pemerintah dipastikan akan membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Untuk jumlah formasi yang akan dibuka, pemerintah akan menetapkannya pada akhir bulan ini.
Dari data yang diterima MNC Portal, jumlah formasi masih mengalami perubahan-perubahan. Meski begitu diperkirakan jumlah lowongan CPNS dan PPPK yang akan dibuka berkisar di angka 700 ribuan.
BACA JUGA: Suap Pajak Masih Ada, Sri Mulyani: Orang Kemenkeu Tidak Pernah Terima Duit Pajak
Menurut bahan paparan yang dibagikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo ada beberapa jabatan dengan alokasi terbanyak untuk seleksi CPNS dan PPPK tahun ini. Berikut jabatan-jabatan dengan alokasi kebutuhan terbanyak:
1. Pemerintah Pusat
a. Dosen
b. Penjaga Tahanan
c. Penyuluh KB
d. Analis Perkara Peradilan
e. Pemeriksa
f. Perawat
g. Analis Hukum Pertanahan
h. Jaksa
i. Dokter
j. Statistisi
k. Pranata Komputer
l. Pranata Barang Bukti
m. Pengawas Farmasi dan Makanan
n. Penyuluh Perikanan
o. Perencana
2. Pemerintah Provinsi
a. Jabatan Guru: Guru BK, Guru TIK, Guru Matematika, Guru Seni Budaya, Guru Bahasa Indonesia
b. Jabatan Tenaga Kesehatan : Perawat, Dokter, Asisten Apoteker, Perekam Medis, Apoteker
c. Jabatan Teknis: Pranata Komputer, Polisi Kehutanan, Pengawas Benih Tanaman, Pengelola Keuangan, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa
3. Pemerintah Kabupaten/Kota
a. Jabatan Guru: Guru Kelas, Guru Penjasorkes, Guru BK, Guru TIK, Guru Seni Budaya
b. Jabatan Tenaga Kesehatan : Perawat, Bidan, Dokter, Apoteker , Pranata Laboratorium Kesehatan
c. Jabatan Teknis: Penyuluh Pertanian, Auditor, Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, Pengelola Keuangan, Verifikator Keuangan.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Pemerintah Butuh Guru BK hingga Dokter"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.