Bupati Klaten Siapkan Solusi bagi Pedagang Korban Kebakaran Pasar
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Petugas pengukuran jalan tol Solo-Jogja merampungkan pekerjaannya di Kranggan, Polanharjo, Klaten, Kamis (6/8/2020)./JIBI-Solopos-Ponco Suseno
Harianjogja.com, KLATEN–Proses pembayaran ganti rugi lahan terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo terus berlanjut. Pembayaran ganti kerugian sudah dilakukan di 12 desa.
Belasan desa itu tersebar di empat kabupaten di dua provinsi yakni Karanganyar, Boyolali, dan Klaten di Jawa Tengah serta Kabupaten Sleman, DIY. “Yang sudah terbayarkan di 12 desa. Total nilai pembayaran yang sudah tersalur Rp930 miliar,” kata Christian saat dihubungi JIBI, Minggu (21/2/2021).
BACA JUGA: Vaksinasi Tahap Kedua, Lansia DIY Mulai Didata
Nilai ganti kerugian yang diterima masing-masing pemilik bidang beragam berdasarkan hasil asesmen tim aprraisal independen yang diantaranya memperhitungkan letak, luas, serta kebermanfaatan lahan. Ada satu pemilik bidang terdampak tol yang mendapatkan nilai ganti kerugian mencapai belasan miliar rupiah. “Rp16,26 miliar. Itu di Ngasem, Karanganyar,” kata Christian.
Kepala Desa Kahuman, Kecamatan Polanharjo, Ida Andung Prihatin, mengatakan ada sekitar 125 bidang lahan terdampak jalan Tol Solo-Jogja di desanya. Soal pembayaran ganti kerugian, Ida menjelaskan sudah ada pembayaran untuk sekitar 50 bidang dalam dua tahap.
Tahap pertama digelar pada 23 Desember 2020 dan tahap kedua digelar pada 28 Januari 2021. Pada tahap pertama ganti kerugian dilakukan kepada pemilik 25 bidang. Namun, dua bidang belum terbayarkan lantaran satu pemilik lahan meninggal dunia dan satu pemilik lahan terkonfirmasi positif Covid-19 saat pembayaran hingga tak bisa datang saat proses tersebut. Sementara, pada tahap kedua pembayaran ganti kerugian diberikan kepada pemilik 23 bidang lahan.
“Harapan saya untuk pembayaran tahap selanjutnya bisa segera digelar,” kata dia.
BACA JUGA: Jadi Anak Presiden, Gibran Bakal Terus Dikawal Paspampres. Termasuk saat Jadi Wali Kota Solo?
Ida mengatakan 125 bidang terdampak proyek tol itu mayoritas sawah kecuali dua bidang yang sudah berdiri rumah. Ida mengakui nilai ganti kerugian jauh dari ekspektasi warga terdampak di desanya yang berharap bisa mendapatkan ganti kerugian sekitar Rp1 juta per meter persegi. Kenyataannya, nilai ganti kerugian Rp600.000 per meter persegi. Ada yang mendapatkan nilai ganti kerugian Rp350.000 per meter persegi terutama pada lahan yang jauh dari jalan. Namun, Ida memastikan proses pembayaran ganti kerugian lahan terdampak tol di Kahuman lancar.
Soal penggunaan uang ganti kerugian yang sudah diterima, Ida mengatakan rata-rata masih disimpan pada rekening masing-masing. Mayoritas berencana membelanjakan uang tersebut untuk mencari lahan pengganti. “Mayoritas di daerah kami mata pencahariannya petani, jadi rata-rata digunakan untuk cari sawah pengganti. Tetapi, saat ini yang sudah membeli sawah pengganti persentasenya masih kecil,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kiai Kanjeng membawakan Fix You milik Coldplay dengan aransemen gamelan Jawa di Purawisata Amphitheater Jogja.
Iran mengklaim empat kapal tanker terbakar akibat ranjau laut dan dua kapal lainnya ditahan di tengah ketegangan Selat Hormuz.
Investasi komponen otomotif Indonesia mencapai Rp109 triliun hingga September 2026. Jepang menjadi investor terbesar dengan kontribusi 47,8%.
Sebanyak 254 calon jemaah haji Gunungkidul masuk nominasi keberangkatan 2027. Pengurusan paspor dan bio visa mulai dilakukan.
Polisi menangkap lima tersangka pembunuhan pria di bangunan bekas dapur SPPG Kendal. Kasus bermula dari perselisihan saat pesta miras.