Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Sejumlah lulusan SMA mencari informasi hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di Depok, Jawa Barat, Jumat (14/8/2020)./Antara
Harianjogja.com, PADANG - Calon mahasiswa harus benar-benar teliti saat melakukan pendaftaran SNMPTN 2021. Wakil Rektor (WR) I Universitas Negeri Padang (UNP) Dr Refnaldi mengatakan 20 persen calon mahasiswa yang mendaftar di SNMPTN yang sudah lulus namun gagal diterima saat pencocokan nilai dengan data yang sudah dimasukkan sebelumnya.
"Siswa yang memasukkan nilai rapor perlu mengetahui bahwa sekitar 20 persen siswa yang sudah diterima lewat jalur SNMPTN gagal karena tidak lulus verifikasi nilai rapor. Siswa harus teliti supaya nilai yang dimasukkan sesuai dengan rapor yang diunggah," kata Refnaldi di Padang, Kamis (18/2/2021).
Ia mengingatkan siswa memasukkan nilai sesuai dengan yang diminta. Jika diminta nilai pengetahuan, jangan nilai keterampilan yang dimasukkan hanya karena nilai itu lebih tinggi, serta juga jangan menggabungkan kedua nilai lalu mengambil rata-ratanya karena itu akan bermasalah pada verifikasi nilai.
Baca juga: Masih Menunggu, Kulonprogo Belum Punya Vaksin untuk Tahap Kedua
Menurutnya, siswa yang sudah dinyatakan lulus pada jalur SNMPTN maka akan diminta mengunggah nilai rapor untuk verifikasi dan dicocokkan dengan nilai sebelumnya. Jika tidak lulus verifikasi siswa akan gagal di dua jenis ujian.
"Pertama tidak lulus di SNMPTN, kedua SBMPTN-UTBK otomatis tidak bisa lulus karena di SNMPTN sudah dinyatakan lulus namun tidak jadi lulus karena nilai rapor yang diunggah tidak cocok sehingga siswa yang lulus verifikasi di SNMPTN sudah terkunci di sistemnya," ujar dia.
Ia mengatakan pada tahun 2021 ini penerimaan mahasiswa baru UNP melalui tiga jalur yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN)-Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan terakhir seleksi Mandiri.
Baca juga: Tak Bayar Pajak dan Rugikan Negara Rp4,3 M, Pengusaha Properti di Sleman Disidang
Untuk kuota jalur SNMPTN adalah sebesar 30 persen, kuota jalur SBMPTN sebesar 40 persen, dan kuota jalur Seleksi Mandiri sebesar 30 persen.
Sistem SNMPTN 2021 mengharuskan sekolah memenuhi persyaratan seperti nomor pokok sekolah nasional. Kemudian untuk sekolah dengan akreditasi A, akan diberikan kesempatan 40 persen dari siswa terbaik di sekolah menjadi peserta SNMPTN.
Selanjutnya, untuk sekolah dengan akreditasi B maka 25 persen siswa terbaik bisa menjadi calon mahasiswa baru melalui SNMPTN. Sedangkan sekolah dengan akreditasi C hanya 5 persen siswa terbaik saja yang akan memiliki kesempatan tersebut.
Bagi siswa yang tidak berhasil di jalur SNMPTN masih bisa mengikuti jalur SBMPTN-UTBK dan kesempatan tes hanya satu kali saja. Pelaksanaan tes UTBK dilaksanakan dua gelombang, gelombang pertama berlangsung mulai 12-14 April 2021. Gelombang dua mulai 26 April sampai dengan 2 Mei 2021.
Biaya SBMPTN-UTBK untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum masing-masing sebesar Rp200.000. Untuk kelompok ujian campuran antara Saintek dan Soshum membayar sebesar Rp300 ribu.
Kemudian bagi siswa berprestasi akademik tetapi kurang beruntung secara ekonomi maka dapat menggunakan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Siswa dapat mendaftar melalui website Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan di Https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur