5.000 Lele Mati di Kolam KDMP Boyolali, Diduga Diracun
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Pesawat Sriwijaya Air, berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019)./ANTARA-Fikri Yusuf
Harianjogja.com, JAKARTA - Pascaterjadinya kecelakaan pesawat SJ 182 Direksi Sriwijaya Air berjanji akan melakukan evaluasi secara mendalam di internal perusahaan.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena saat melakukan prosesi tabur bunga di kawasan Kepulauan Seribu, tepatnya di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang yang diyakini sebagai lokasi kecelakaan, Jumat (22/1/2021).
Di hadapan para keluarga, Jefferson juga menegaskan akan melakukan evaluasi di internal Sriwijaya Air berdasarkan hasil investigasi kecelakaan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Baca juga: Merapi Bergejolak, Puluhan Warga Pakem Tidur di Gedung SD
"Ke depannya kami akan tetap berkoordinasi dengan KNKT dan Kementerian Perhubungan, agar tetap menjamin keselamatan operasional Sriwijaya Air dan memastikan musibah seperti ini tidak terjadi lagi. Kami menunggu hasil investigasi KNKT sebelum melakukan langkah evaluasi internal," ujarnya, dalam siaran pers, Jumat (22/1/2021).
Adapun, Jefferson Jauwena bersama sekitar 50 orang perwakilan keluarga menaiki KRI Semarang ke lokasi tabur bunga untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.
"Saya mewakili seluruh manajemen Sriwijaya Air sangat berduka dengan musibah SJ-182 ini, apalagi ini merupakan pertama kalinya bagi Sriwijaya Air dihadapkan pada kondisi sulit seperti ini. Kami turut merasakan apa yang keluarga penumpang semua rasakan," ungkap Jefferson.
Baca juga: Pegawai Terpapar Covid-19, Disdukcapil Sleman Batasi Pelayanan
Dia berharap, prosesi tabur bunga yang dilaksanakan hari ini dapat membantu melapangkan dada keluarga yang ditinggalkan sehingga bisa melepas kepergian para korban dengan ikhlas.
Sebagai informasi, acara tabur bunga juga dihadiri Kepala Basarnas Marsdya TNI (purn) Bagus Puruhito; Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto; Kepala KNKT Suryanto Tjahjono; Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K; Direktur MRTI Jasa Raharja Wahyu Wibowo; Danlantamal III Brigjen TNI Mar Farouq, dan Komisaris sekaligus pendiri Sriwijaya Air, Hendry Lie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya taruna Akpol Semarang berinisial AMM yang ditemukan terluka di kompleks pendidikan Akpol.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.